Progres Preservasi Pembangunan Jembatan Ruas Padang–Painan–Kambang Sudah Capai 85 Persen, BPJN Sumbar Optimistis Rampung Tepat Waktu - Jurnalis Sumbar | Portal Berita

Breaking

" Dewan Komisaris PT.Piliang intermaya Media Beserta Wartawan/ i JurnalisSumbar mengucapkan " Selamat Ramadhan 1447 | 2026"

Thursday, August 6, 2026

Progres Preservasi Pembangunan Jembatan Ruas Padang–Painan–Kambang Sudah Capai 85 Persen, BPJN Sumbar Optimistis Rampung Tepat Waktu

 


Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3 terus mempercepat pelaksanaan paket Preservasi Jembatan Ruas Padang–Painan–Kambang. Hingga akhir Juli 2026, progres fisik pekerjaan telah mencapai 85 persen dan ditargetkan selesai sesuai jadwal kontrak.




Pantauan di lokasi pekerjaan di kawasan Bungus, Kota Padang, menunjukkan aktivitas konstruksi masih berlangsung. Sejumlah pekerja tampak melakukan pengecoran lantai jembatan menggunakan beton siap pakai (ready mix), dilanjutkan dengan proses perataan dan finishing permukaan beton agar memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.




Di lokasi juga terlihat kendaraan truck mixer secara bergantian memasok material beton, sementara petugas lapangan mengawasi proses pengecoran untuk memastikan mutu pekerjaan tetap terjaga.




Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3 BPJN Sumatera Barat, Purwandi, ST, mengatakan pelaksanaan pekerjaan hingga saat ini berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.




"Alhamdulillah, progres fisik pekerjaan sudah mencapai sekitar 85 persen. Kami terus melakukan pengawasan agar setiap item pekerjaan memenuhi spesifikasi teknis, sehingga hasilnya berkualitas dan dapat memberikan rasa aman bagi pengguna jalan," ujar Purwandi.




Menurutnya, preservasi jembatan merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga kondisi aset infrastruktur jalan nasional agar tetap mantap, aman, dan memiliki umur layanan yang lebih panjang.




Paket pekerjaan preservasi jembatan pada ruas Padang–Painan–Kambang memiliki nilai kontrak sekitar Rp6,26 miliar yang bersumber dari APBN dan dikerjakan oleh CV Rokade Cooperation dengan masa pelaksanaan selama 240 hari kalender.




Selain menjaga kualitas pekerjaan, BPJN Sumbar juga mengutamakan aspek keselamatan kerja selama proses konstruksi berlangsung. Pengguna jalan diimbau tetap berhati-hati ketika melintasi kawasan proyek serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang telah dipasang.




Ruas Padang–Painan–Kambang merupakan jalur nasional yang menghubungkan Kota Padang dengan Kabupaten Pesisir Selatan. Jalur ini menjadi urat nadi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, sehingga keberadaan jembatan yang andal sangat penting untuk menunjang aktivitas ekonomi maupun sektor pariwisata di wilayah pesisir Sumatera Barat.




Dengan progres pekerjaan yang telah mencapai 85 persen, BPJN Sumatera Barat optimistis paket preservasi tersebut dapat diselesaikan tepat waktu sehingga jembatan dapat memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat. terang Purwandi.

Kasatker PJN Wilayah II Sumbar, Masudi, menegaskan bahwa keberlanjutan infrastruktur jalan memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan daerah, terutama dalam memperlancar distribusi barang dan meningkatkan aksesibilitas kawasan produktif.


“Jalan yang mantap bukan hanya mempermudah perjalanan, tetapi juga membuka akses ekonomi, mempercepat distribusi barang, dan mendukung sektor pariwisata. Ini adalah bagian dari pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.




Ruas Padang–Painan–Kambang sendiri dikenal sebagai koridor strategis yang menghubungkan berbagai kawasan di pesisir selatan Sumatera Barat. Dengan kondisi jalan yang terjaga, waktu tempuh menjadi lebih efisien, risiko kecelakaan dapat ditekan, serta biaya operasional transportasi lebih terkendali.


Dari sisi pengguna, dampak perbaikan mulai dirasakan secara langsung. Sopir angkutan barang mengaku perjalanan menjadi lebih lancar, sementara masyarakat memperoleh kemudahan akses menuju pusat ekonomi dan layanan publik.


“Sekarang jalannya jauh lebih nyaman. Kami bisa lebih cepat sampai tujuan dan lebih aman di perjalanan,” ujar salah seorang pengguna jalan.


Preservasi jalan ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik infrastruktur, tetapi juga memastikan keberlanjutan konektivitas wilayah, yang pada akhirnya mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di Sumatera Barat.(*)

No comments:

Post a Comment

Kota Padang



"Prakiraan Cuaca Sabtu 24 Januari 2026"




"BOFET HARAPAN PERI"



SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS