KKN RAO RAO UNAND PERIODE 2
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas melaksanakan program kerja berupa pembaruan database kelompok tani di Nagari Rao-Rao, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan ini berlangsung pada 19–31 Juli 2026 dengan tujuan membantu pemerintah nagari memperoleh data terbaru mengenai kondisi kelompok tani sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan di sektor pertanian.
Kegiatan diawali dengan berkoordinasi bersama pemerintah nagari dan ketua kelompok tani di setiap jorong. Mahasiswa kemudian melakukan pendataan secara langsung untuk memperbarui informasi mengenai jumlah kelompok tani, jumlah anggota aktif, luas lahan yang dikelola, komoditas yang dibudidayakan, hingga berbagai kendala yang dihadapi oleh para petani.
Berdasarkan hasil pendataan, terdapat 18 kelompok tani yang tersebar di empat jorong di Nagari Rao-Rao, yaitu Jorong Carano Batirai sebanyak 6 kelompok tani, Jorong Lumbung Bapereng sebanyak 7 kelompok tani, Jorong Balerong Bunta sebanyak 3 kelompok tani, dan Jorong Pandiang Andiko sebanyak 2 kelompok tani. Data ini menjadi pembaruan dari database sebelumnya sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai kondisi kelompok tani di nagari.
Hasil pendataan juga menunjukkan bahwa komoditas utama yang dibudidayakan masyarakat adalah padi dan kopi. Kedua komoditas tersebut menjadi sumber mata pencaharian utama bagi sebagian besar petani di Nagari Rao-Rao. Setelah masa panen, hasil pertanian umumnya dipasarkan melalui balai maupun dijual kepada tengkulak, sehingga hasil panen dapat langsung disalurkan kepada pembeli.
Dalam proses wawancara, para petani juga menyampaikan beberapa kendala yang masih sering dihadapi di lapangan. Salah satu tantangan terbesar adalah serangan hama, seperti babi hutan, tikus, dan serangga berwarna hitam yang dapat merusak tanaman dan mengurangi hasil panen. Petani berharap adanya perhatian dan pendampingan yang berkelanjutan untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Mahasiswa juga memperoleh informasi mengenai bentuk dukungan yang telah diberikan kepada kelompok tani. Bantuan yang diterima antara lain berupa bibit tanaman serta alat dan mesin pertanian, seperti mesin bajak, yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan mempermudah proses pengolahan lahan.
Selama kegiatan pendataan, mahasiswa juga mengonfirmasi kondisi sektor peternakan di Nagari Rao-Rao. Berdasarkan data yang diperoleh, belum terdapat kelompok peternakan yang aktif, sehingga program pembaruan database difokuskan pada kelompok tani.
Melalui program kerja yang dilaksanakan pada 19–25 Juli 2026 ini, mahasiswa KKN Universitas Andalas berharap hasil pembaruan database kelompok tani dapat menjadi sumber informasi yang akurat dan bermanfaat bagi Pemerintah Nagari Rao-Rao. Data tersebut diharapkan dapat digunakan sebagai dasar dalam penyusunan program pertanian, penyaluran bantuan yang lebih tepat sasaran, serta perencanaan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan adanya data yang valid dan terkini, potensi sektor pertanian di Nagari Rao-Rao diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.





No comments:
Post a Comment