Oleh : Wiria Yulfika mahasiswa fakultas Hukum Universitas Andalas
Padang Pariaman – Komitmen dalam memberdayakan masyarakat pesisir terus diwujudkan oleh Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Kombad Justitia Fakultas Hukum Universitas Andalas melalui kegiatan Praktik Diversifikasi Olahan Udang dan Ikan yang diselenggarakan di kawasan wisata Pantai Ketaping, Nagari Ketaping, Kabupaten Padang Pariaman. Kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan PPK Ormawa yang bertujuan meningkatkan nilai tambah hasil perikanan lokal melalui inovasi produk olahan yang bernilai ekonomi sekaligus mendukung pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan.
Praktik diversifikasi olahan ini menjadi bagian dari implementasi program PIONIR TAMBAK (Pelopor Inovasi dan Rehabilitasi Tambak) yang mengusung konsep pemberdayaan masyarakat pesisir berbasis Blue Economy. Melalui pendekatan tersebut, masyarakat didorong untuk tidak hanya bergantung pada penjualan hasil tangkapan maupun hasil budidaya dalam bentuk mentah, tetapi juga mampu mengolahnya menjadi produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan memperluas peluang usaha masyarakat pesisir.
Kegiatan diikuti oleh ibu-ibu rumah tangga, pelaku UMKM, serta masyarakat Nagari Ketaping yang memiliki antusiasme tinggi dalam mengikuti setiap tahapan praktik. Dalam praktik tersebut, peserta diperkenalkan dengan tiga produk olahan inovatif, yaitu udang keju, ikan keju, dan kaldu udang. Ketiga produk tersebut dipilih karena mudah diproduksi menggunakan bahan baku yang tersedia di Nagari Ketaping, memiliki cita rasa yang menarik, serta berpotensi menjadi produk unggulan yang dapat dipasarkan secara lebih luas.
Salah satu inovasi yang menjadi perhatian utama peserta adalah pembuatan kaldu udang yang memanfaatkan kepala dan kulit udang sebagai bahan baku utama. Selama ini, bagian tersebut umumnya hanya menjadi limbah hasil pengolahan tambak. Melalui inovasi ini, limbah tersebut dapat diolah menjadi produk bumbu masak yang memiliki nilai ekonomi sekaligus membantu mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah tambak.
Selain memberikan praktik pengolahan produk, Tim PPK Ormawa Kombad Justitia juga memberikan edukasi mengenai pentingnya inovasi dalam menghadapi persaingan pasar. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan capaian yang positif. Melalui praktik yang dilakukan secara langsung, peserta berhasil menghasilkan produk olahan baru berupa udang keju, ikan keju, dan kaldu udang.
Perwakilan tokoh masyarakat Nagari Ketaping menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, praktik diversifikasi olahan hasil perikanan memberikan pengetahuan baru yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mengembangkan produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi.
Melalui kegiatan praktik diversifikasi olahan udang dan ikan ini, Tim PPK Ormawa Kombad Justitia berharap masyarakat Nagari Ketaping mampu mengembangkan berbagai produk olahan berbasis hasil perikanan sebagai identitas sekaligus produk unggulan daerah. Dengan meningkatnya keterampilan dan pemahaman masyarakat dalam mengolah hasil perikanan, diharapkan tercipta usaha-usaha produktif yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan dan berdaya saing.







No comments:
Post a Comment