TRADISI MAANTA JO MANJAWEK SIRIAH SEBAGAI SIMBOL PERTUNANGAN DI NAGARI BULUH KASOK KECAMATAN LUBUK TAROK KABUPATEN SIJUNJUNG - Jurnalis Sumbar | Portal Berita

Breaking

" Dewan Komisaris PT.Piliang intermaya Media Beserta Wartawan/ i JurnalisSumbar mengucapkan " Selamat Ramadhan 1447 | 2026"

Thursday, June 11, 2026

TRADISI MAANTA JO MANJAWEK SIRIAH SEBAGAI SIMBOL PERTUNANGAN DI NAGARI BULUH KASOK KECAMATAN LUBUK TAROK KABUPATEN SIJUNJUNG

Oleh: Vivi Kurnia Sari Mahasiswa Universitas Andalas, Fakultas Ilmu Budaya, Jurusan Sastra Minangkabau


1. Pendahuluan

Kebudayaan Minangkabau sangat kaya dengan tradisi dan adat istiadat yang mengatur kehidupan masyarakatnya, termasuk dalam urusan pernikahan. Di setiap daerah atau nagari di Sumatra Barat, aturan adat ini bisa memiliki sedikit perbedaan atau ciri khas masing-masing, meskipun tujuan utamanya tetap sama. Hal ini sesuai dengan pepatah Minangkabau yang sangat terkenal: "lain padang lain belalang, lain lubuk lain ikannya, lain adat lain ragamnya." Salah satu tradisi unik yang masih dijaga dengan baik dapat kita temukan di Nagari Buluh Kasok, Kecamatan Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung. Di daerah ini, prosesi bertunangan secara resmi disebut oleh masyarakat setempat dengan istilah maanta jo manjawek siriah atau sering juga disebut maanta tando.

Secara umum, tradisi maanta tando ini sebenarnya sama seperti acara pertunangan atau tukar tanda ikat janji pada kebudayaan lain di Indonesia. Namun, ada satu hal khusus yang membedakan tradisi di Nagari Buluh Kasok ini dengan tempat lainnya, yaitu soal jarak waktu pelaksanaannya. Upacara maanta jo manjawek siriah ini diadakan dalam waktu yang sangat dekat dengan hari pernikahan, yaitu sekitar dua minggu sebelum acara pesta pernikahan besar (baralek utu) dimulai. Tradisi ini sudah berjalan sejak lama dan diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi di nagari tersebut. Meskipun namanya mungkin berbeda di daerah lain, maksud dan tujuannya tetaplah sama. Artikel ini akan membahas bagaimana prosesi ini dijalankan dan apa saja nilai penting di dalamnya agar tradisi lokal ini bisa terus dikenal luas.

2. Mengapa Tradisi Ini Dilakukan?

Pelaksanaan tradisi maanta jo manjawek siriah di Nagari Buluh Kasok memiliki fungsi sosial yang sangat penting bagi warga setempat. Alasan utama mengapa tradisi ini harus dilakukan adalah sebagai bentuk pemberitahuan atau pengumuman resmi kepada seluruh masyarakat di dalam nagari. Melalui acara adat ini, keluarga kedua belah pihak ingin menyampaikan kabar gembira bahwa calon pengantin pria dan calon pengantin wanita sudah terikat janji dan akan segera melangsungkan pernikahan. Acara pesta pernikahan (baralek) pun akan diadakan dalam waktu yang tidak lama lagi.

Dengan adanya pengumuman lewat jalur adat ini, masyarakat sekitar menjadi tahu mengenai status hubungan kedua calon mempelai. Hal ini penting untuk menghindari kesalahpahaman atau gosip di tengah masyarakat. Selain itu, pengumuman ini juga menjadi tanda bagi kerabat dan tetangga untuk bersiap-siap saling membantu atau bergotong royong dalam menyukseskan acara pesta pernikahan yang akan datang. Dengan demikian, hubungan persaudaraan dan kebersamaan antarwarga di nagari akan terjalin semakin kuat sejak sebelum pesta dimulai.

3. Prosesi dan Tahapan Pelaksanaan Upacara

Prosesi pelaksanaan upacara maanta jo manjawek siriah terdiri dari beberapa tahapan kegiatan yang menarik. Rangkaian acara ini dibagi berdasarkan waktu, yaitu ada yang dilakukan pada siang hari dan ada yang dlanjutkan pada malam hari. Kegiatan dimulai pada siang hari di rumah calon pengantin wanita. Pada waktu ini, para kerabat perempuan dari pihak wanita akan berkumpul untuk memasak bersama. Panganan utama yang wajib ada dan menjadi ciri khas dalam acara ini adalah kue tradisional Minangkabau yang disebut onde-onde. Aktivitas memasak bersama ini menjadi simbol kebersamaan dan kerja sama di antara kaum perempuan.

Ketika hari sudah mulai malam, barulah acara inti adat dimulai di rumah calon pengantin wanita. Pihak dari calon pengantin pria akan datang berkunjung ke rumah perempuan. Rombongan ini diwakili dan dipimpin langsung oleh para niniak mamak (paman atau tokoh adat) dari suku si laki-laki. Satu hal yang unik adalah calon pengantin pria itu sendiri tidak ikut datang dalam rombongan ini, karena menurut aturan adat setempat, kehadiran fisik sang calon pengantin pria pada malam itu memang bukanlah sebuah kewajiban. Sementara itu, pihak yang menyambut kedatangan mereka di rumah perempuan adalah induak apak, yang terdiri dari unsur orang sumando (para menantu laki-laki) dan sumandan (kerabat perempuan) dari suku si wanita.

Rombongan pihak laki-laki tidak datang dengan tangan kosong. Mereka membawa buah tangan atau bingkisan berupa gula, kopi, atau teh. Bingkisan ini dibawa dengan tujuan agar bahan-bahan tersebut bisa langsung dibuatkan menjadi minuman hangat untuk disajikan kepada seluruh tamu di rumah perempuan. Setelah itu, semua anggota keluarga dari pihak laki-laki dan perempuan akan duduk bersama-sama di atas satu hamparan tikar atau permadani yang sama. Sebelum mulai membicarakan maksud kedatangan, kedua belah pihak akan menikmati hidangan makan bersama terlebih dahulu untuk mencairkan suasana agar menjadi lebih akrab.

Setelah selesai makan bersama, barulah perwakilan dari pihak laki-laki menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan mereka. Proses penyampaian ini dilakukan dengan menggunakan petatah-petitihatau pidato adat Minangkabau yang bahasanya sangat santun dan penuh kiasan. Setelah pihak laki-laki selesai berbicara, perwakilan dari pihak perempuan tidak langsung memberikan jawaban. Mereka akan meminta izin terlebih dahulu untuk bertanya langsung kepada calon pengantin wanita, apakah ia bersedia menerima siriah (lamaran) yang dibawa oleh pihak laki-laki tersebut.

Pada momen ini, calon pengantin wanita bertugas menunggu di dalam kamarnya yang tertutup. Ia sengaja bersembunyi dan tidak boleh memperlihatkan wajahnya secara langsung di hadapan rombongan pihak laki-laki demi menjaga kesopanan adat. Setelah calon pengantin wanita memberikan jawaban "IYA" dari dalam kamar, barulah pihak laki-laki secara resmi menyerahkan tanda lamarannya. 

Tanda lamaran ini diletakkan di dalam sebuah wadah atau rantang khusus yang berisi beras, daun sirih lengkap (bersama pinang, gambir, dan kapur), kain jarik (kain panjang), serta sebuah cincin emas seberat 1,25 gram.

Setelah wadah itu diserahkan, pihak perempuan akan memeriksa isinya bersama-sama untuk melihat apakah semua persyaratan adat maanta tando di nagari tersebut sudah lengkap dan benar. Sebagai tanda bahwa lamaran telah diterima secara sah, isi wadah tersebut akan diambil sedikit demi sedikit oleh pihak perempuan, seperti beras dan daun sirih diambil secukupnya, kain jarik diperiksa, dan cincin emasnya diambil untuk disimpan. Sebelum wadah atau rantang tersebut dikembalikan kepada pihak laki-laki, pihak perempuan akan mengisinya kembali sampai penuh dengan makanan onde-onde yang sudah dimasak pada siang harinya.

Acara pertukaran tanda ini kemudian ditutup kembali oleh kedua belah pihak dengan pembacaan petatah-petitih atau pidato adat penutup. Sebelum rombongan pihak laki-laki melangkah pulang ke rumah masing-masing, seluruh hadirin yang ada di dalam rumah akan makan bersama sekali lagi. Hidangan yang disuguhkan oleh pihak perempuan kali ini adalah kue onde-onde yang manis sebagai simbol kelancaran dan manisnya kesepakatan adat yang telah dicapai malam itu.

4. Kesimpulan

Tradisi maanta jo manjawek siriah di Nagari Buluh Kasok, Kecamatan Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, merupakan sebuah kebiasaan pranikah yang memiliki kedudukan adat yang sangat kuat. Melalui simbol-simbol sederhana seperti pertukaran sirih, benda adat, dan kue onde-onde, tradisi ini berhasil menyatukan aturan adat, fungsi pengumuman sosial, serta penguatan tali persaudaraan antar-suku. Masih bertahannya tradisi ini membuktikan bahwa nilai-nilai kebersamaan, musyawarah, dan rasa saling menghormati tetap dijaga dengan baik oleh masyarakat di Nagari Buluh Kasok.

No comments:

Post a Comment

Kota Padang



"Prakiraan Cuaca Sabtu 24 Januari 2026"




"BOFET HARAPAN PERI"



SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS