Ditengah Krisis Minyak, Ada Oknum Bermain BBM subsidi - Jurnalis Sumbar | Portal Berita

Breaking

" Dewan Komisaris PT.Piliang intermaya Media Beserta Wartawan/ i JurnalisSumbar mengucapkan " Selamat Ramadhan 1447 | 2026"

Saturday, May 2, 2026

Ditengah Krisis Minyak, Ada Oknum Bermain BBM subsidi

 


Ketua DPC Hiswana Migas Sumatera Barat, Ridwan Hosen, menyayangkan masih adanya indikasi dugaan praktik pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang tidak mengikuti regulasi yang berlaku. Hal tersebut disampaikannya saat dihubungi GoAsianews pada Jumat (1/5/2026).


Dugaan praktik tersebut terindikasi terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) nomor 14.256.1** yang berlokasi di Pelangai, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), tepatnya di Jalan Raya Padang–Bengkulu KM 147, Sumatera Barat.


Ridwan menegaskan pentingnya peningkatan edukasi kepada para operator SPBU agar lebih memahami dan mematuhi aturan dalam penyaluran BBM bersubsidi. Menurutnya, kesadaran operator sangat dibutuhkan di tengah kondisi energi nasional yang menantang.


“Masih perlu lagi bersama-sama kita memberikan edukasi kepada para operator di SPBU, agar mereka lebih peduli terhadap situasi dan kondisi negara saat ini,” ujarnya.


Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah tetap berupaya menjaga ketersediaan BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar di tengah krisis energi, sehingga penyalurannya harus benar-benar tepat sasaran.


“Demi kebutuhan masyarakat, di tengah krisis energi ini, negara tetap berusaha menyediakan BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar agar tersedia di seluruh SPBU di Sumbar. Kita harus menghargai itu,” tegasnya.


Lebih lanjut, Ridwan menjelaskan bahwa pihaknya bersama Kapolda Sumbar dan jajaran, Pertamina Patra Niaga, Hiswana Migas, serta para pemilik SPBU telah melakukan berbagai upaya edukasi kepada operator agar menyalurkan BBM subsidi sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), termasuk kesesuaian barcode dan nomor polisi kendaraan.


Namun demikian, ia menilai edukasi yang diberikan perlu ditingkatkan dengan pendekatan yang lebih tegas.


“Perlu diberikan edukasi yang lebih tegas lagi kepada para operator tersebut,” katanya.


Ridwan juga menegaskan bahwa tidak semua operator SPBU melakukan pelanggaran. Ia menyebut praktik tersebut hanya dilakukan oleh oknum tertentu yang belum memahami aturan.


“Ini kerjaan oknum operator yang belum mau paham dan mengerti. Mereka harus segera diparkir dulu,” pinta Ridwan.


Sebagaimana diinformasikan sebelumnya, dugaan praktik distribusi yang tidak mengikuti regulasi tersebut tertangkap kamera pada tanggal 29 April 2026, sekitar pukul 15.00 - 15.56 WIB.


Sumber. Goasia


Meski sembunyi-sembunyi, aktivitas pengisian BBM bersubsidi kedalam jerigen dengan jumlah yang cukup besar tersebut masih terlihat kentara, dengan skema jerigen-jerigen telah stanby di dalam mobil lalu dilakukan pengisian.

No comments:

Post a Comment

Kota Padang



"Prakiraan Cuaca Sabtu 24 Januari 2026"




"BOFET HARAPAN PERI"



SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS