Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sumatera Barat menggelar rapat kerja dengan seluruh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Sumbar pada Selasa 3/1 di Pangeran hotel padang dihadiri oleh perwakilan UPZ dari berbagai instansi dan unit di wilayah Sumatera Barat.
Rapat kerja itu diikuti oleh UPZ yang berada di bawah koordinasi Baznas Sumbar diantaranya UPZ di instansi vertikal, OPD, Perusahaan Daerah, perguruan tinggi, SMA/SMK, Madrasah, yayasan dan Masjid
Ketua Baznas Sumbar, Buchari pertemuan itu dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama khusus untuk UPZ yang diberikan tugas pengumpulan dan sesi kedua untuk UPZ yang diberikan tugas pembantuan pendistribusian dan pendayagunaan zakat
Rapat kerja (Raker) BAZNAS Sumbar dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) untuk tahun 2026 difokuskan pada penguatan sinergi, penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2026, serta optimalisasi penghimpunan dan pendistribusian ZIS. Raker menekankan pengelolaan berbasis digital, transparansi, dan akuntabilitas sesuai aturan syar'i dan regulasi, dengan target meningkatkan kesejahteraan umat, terutama melalui program pemberdayaan ekonomi dan sosial.
Buchari mengatakan ada hal hal pembahasan tentang evaluasi kinerja 2025 dan rencana, fokus serta target tahun 2026.
Ia menyampaikan pada tahun 2024 lalu, Baznas Sumbar berhasil mengumpulkan zakat sesuai dengan target. Untuk zakat on balance sheet (yang masuk neraca) terkumpul sebanyak Rp39,5 miliar,
Dan tahun 2026 BAZNAS ditarget mengumpulkan zakat hingga Rp40.5 miliar lebih, karena penerimaan dari Zakat Kabupaten dan kota, dari beberapa unit -unit UPZ yang tersebar di Sumbar
Untuk penyaluran zakat dari Infak, sadaqah dan zakat harta dan Zakat Mal, telah diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan seperti bea siswa, bantuan kebakaran. Bantuan usaha dan bagi orang orang kesusahan dalam perjalanan dan lainnya.
Capaian selama Ini semua berkat dukungan dan kerja keras dari semua UPZ di bawah koordinasi Baznas Sumbar," ujarnya.





No comments:
Post a Comment