KKN Kebencanaan Universitas Andalas Dukung Pemulihan Pascagalodo di Kelurahan Kapalo Koto - Jurnalis Sumbar | Portal Berita

Breaking

" Dewan Komisaris PT.Piliang intermaya Media Beserta Wartawan/ i JurnalisSumbar mengucapkan " Selamat Ramadhan 1447 | 2026"

Tuesday, February 3, 2026

KKN Kebencanaan Universitas Andalas Dukung Pemulihan Pascagalodo di Kelurahan Kapalo Koto

 

Foto ; Kebersamaan mahasiswa KKN Kebencanaan Universitas Andalas dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dalam kegiatan Closing Ceremony di Kelurahan Kapalo Koto. (Sumber: Dokumentasi Pribadi KKN Kapalo Koto 2).



Kecamatan Pauh merupakan salah satu wilayah di Kota Padang yang mengalami perkembangan pesat pada sektor pendidikan, permukiman, dan jasa. Wilayah ini memiliki perbukitan dan dataran yang sejak awal berkembang sebagai kawasan permukiman masyarakat Minangkabau, khususnya Suku Koto. Salah satu wilayah yang tumbuh dari sejarah tersebut adalah Kelurahan Kapalo Koto, yang dimaknai sebagai wilayah awal atau lanjutan permukiman masyarakat Pauh dari Suku Koto, sementara Koto Tuo dikenal sebagai kawasan permukiman tertua di Kecamatan Pauh. Seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas sosial ekonomi, Kelurahan Kapalo Koto berkembang menjadi kawasan dengan kepadatan penduduk cukup tinggi dan didukung berbagai fasilitas umum.

Salah satu wilayah di Kelurahan Kapalo Koto adalah RT 01 RW 04 dengan jumlah penduduk 256 jiwa, dan 106 Kepala Keluarga. Pada akhir tahun 2025, intensitas curah hujan yang tinggi di Kota Padang menyebabkan bencana hidrometeorologi berupa galodo yang berdampak pada sejumlah kawasan di Kecamatan Pauh, termasuk Kelurahan Kapalo Koto. Bencana tersebut berdampak pada lingkungan permukiman dan mengganggu aktivitas sosial masyarakat, fasilitas umum, kegiatan pendidikan, pelayanan kesehatan, serta aktivitas keagamaan di wilayah RT 01 RW 04, sehingga memerlukan upaya penanganan dan pemulihan yang melibatkan berbagai pihak.

Menanggapi kondisi tersebut, Universitas Andalas mengubah pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari KKN reguler menjadi KKN Kebencanaan sebagai bentuk empati dan respons terhadap bencana galodo. KKN Kebencanaan Universitas Andalas resmi dibuka pada 5 Desember 2025 dan dihadiri oleh Rektor Universitas Andalas, dengan penempatan mahasiswa di wilayah terdampak bencana, termasuk Kelurahan Kapalo Koto.


Mahasiswa KKN Kebencanaan Universitas Andalas bersama guru dan siswa sekolah dasar dalam kegiatan edukatif dan keagamaan pada rangkaian kegiatan puncak di Kelurahan Kapalo Koto. (Sumber: Dokumentasi Pribadi KKN Kapalo Koto 2).

Pelaksanaan KKN Kebencanaan di Kelurahan Kapalo Koto dipusatkan di RT 01 RW 04 dengan pendirian posko KKN di Mushalla Mutahhirin. Melalui posko tersebut, mahasiswa melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan, pendataan dampak bencana, pendampingan masyarakat, serta edukasi lingkungan dalam rangka pemulihan pascabencana. Kegiatan ini bertujuan mendukung pemulihan fisik sekaligus mengembalikan aktivitas sosial, pendidikan, dan keagamaan masyarakat.

KKN Kebencanaan Kapalo Koto 2 dirancang sebagai respons terpadu terhadap dampak galodo dengan fokus pemulihan fisik, sosial, edukatif, dan kultural. Program kerja dibagi ke dalam empat klaster utama, yaitu pemulihan psikososial dan pendidikan anak, edukasi dan peningkatan kapasitas masyarakat, penguatan sistem informasi dan kesiapsiagaan bencana, serta pemulihan lingkungan dan sarana prasarana.

Rangkaian kegiatan KKN Kebencanaan Kapalo Koto 2 ditutup dengan kegiatan makan bersama masyarakat sebagai simbol kebersamaan dan penguatan hubungan sosial antara mahasiswa dan warga. Secara keseluruhan, KKN Kebencanaan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pemulihan lingkungan, sosial, dan pendidikan masyarakat Kelurahan Kapalo Koto, sekaligus menegaskan peran perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat di tengah situasi kebencanaan.


No comments:

Post a Comment

Kota Padang



"Prakiraan Cuaca Sabtu 24 Januari 2026"




"BOFET HARAPAN PERI"



SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS