Oleh: Obral Chaniago/ Falsanar editor
Diamati, melalui platform berita media lokal, menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah (pertengahan Februari-Maret 2026 Masehi), nuansa kepedulian sosial semakin terasa di Sumatera Barat (Sumbar). Di tengah fokus pemulihan pascabencana yang intensif, Kepolisian Daerah (Polda) Sumbar di bawah komando Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta menunjukkan sisi humanis yang patut diapresiasi. Polda Sumbar tidak hanya fokus pada penanganan daerah terdampak bencana alam, tetapi juga menunjukkan kepekaan tinggi terhadap masyarakat kurang mampu di Ranah Minang.
Langkah taktis yang dilakukan Polda Sumbar, yakni penyaluran sembako sebelum memasuki Ramadhan 2026, adalah bentuk "Negara Hadir" di tengah masyarakat.
Ini adalah respon cepat yang menunjukkan bahwa Polri, dalam hal ini Polda Sumbar, memiliki kepedulian yang merata.#RRI.co.id
Meringankan Beban, Menyambut Berkah
Sembako yang disalurkan ke berbagai lapisan masyarakat, terutama yang non terdampak langsung bencana, merupakan jembatan solidaritas. Mengingat harga kebutuhan pokok seringkali merangkak naik menjelang Ramadhan, bantuan ini menjadi suntikan motivasi bagi masyarakat untuk menyambut bulan suci dengan tenang dan khusuk.
Hal ini sejalan dengan komitmen Kapolda Sumbar yang konsisten menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan masyarakat, memastikan bahwa stabilitas Kamtibmas terjaga seiring dengan kesejahteraan sosial yang terpelihara.#RRI.co.id
Bantuan Berkelanjutan dan Rencana Buka Bersama
Lebih jauh, semangat berbagi ini, tidak berhenti pada satu waktu. Informasi yang beredar menunjukkan komitmen berkesinambungan, di mana penyaluran bantuan sosial akan berkelanjutan menjelang dan selama bulan Ramadhan 1447 Hijriyah ini. Ini mencakup rencana buka dengan anak yatim dan kaum dhuafa (yang telah berlangsung pada Selasa 24 Februari bersama tabligh Akbar di Masjid Syech Al Minangkabawi Masjid Raya Sumatera Barat).
Lahkah ini adalah pendekatan kultural dan riligius yang sangat tepat. Buka bersama dengan dhuafa bukan sekadar agenda makan bersama, melainkan simbol kerendahan hati dan kepedulian jajaran polda terhadap sesama yang membutuhkan.
Aksi sosial yang digerakkan oleh Polda Sumbar ini adalah contoh konkret penerapan nilai-nilai kemanusian, terumata di bulan Ramadhan.
Polda Sumbar membuktikan bahwa Polri adalah pelindung dan pengayom yang mengerti kondisi masyarakat.
Dengan menjaga solidaritas, baik kepada masyarakat terdampak bencana maupun lapisan lainnya, kita berharap Ramadhan 1447 Hijriyah di Sumatera Barat dapat berjalan dengan penuh kedamaian, keberkahan, dan persaudaraan.
Catatan Berdasarkan Temuan Search Result:
Kapolda Sumbar (2026): Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M. Si., CSFA.
Giat Sosial: Polda Sumbar intensif menyalurkan bantuan menjelang Ramadhan 2026 (1447 Hijriyah).
Safari dan Bantuan: Kapolda Sumbar memimpin Tim Safari Ramadhan (TSR) ke Payakumbuh dan menyerahkan bantuan Rp 50 juta (Februari 2026).
Buka Bersama: Polda Sumbar menggelar Tabligh Akbar dan doa bersama 1000 Anak Yatim Piatu dan Dhuafa.
Fokus Lain: Polda Sumbar juga menginventarisasi kebutuhan Ramadhan di lokasi bencana.#Antara News Sumbar





No comments:
Post a Comment