Oleh: Yola Furtuna Mahasiswi Sosiologi Universitas Andalas
Program Culture Guard merupakan bentuk program dari pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada pelestarian identitas budaya sekaligus promosi wisata alam.
Program ini dirancang untuk menjawab tantangan arus globalisasi yang mengancam hilangnya pengetahuan lokal dan sejarah tradisi yang selama ini hanya dikuasai oleh generasi tua tanpa adanya proses pemindahan pengetahuan yang sistematis. Dalam pelaksanaannya, program ini menempatkan peran strategis sebagai katalisator dan fasilitator yang menghubungkan kekayaan tradisi dengan teknologi digital masa kini melalui pendokumentasian sejarah serta digitalisasi promosi potensi lokal. Tujuan utamanya adalah menciptakan kedaulatan budaya dan kemandirian ekonomi, di mana masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan yang bersifat top-down, tetapi menjadi subjek utama yang mengelola sumber daya nagari secara kreatif dan berkelanjutan.
Untuk menentukan apakah sebuah lokasi memiliki potensi yang bagus sebagai tempat wisata, terdapat beberapa parameter mendalam yang dapat dianalisis berdasarkan karakteristik dari tempat tersebut.
1 Lokasi tersebut harus memiliki nilai estetika dan keunikan yang menonjol
estetika dan keunikan ini berguna untuk memberikan daya tarik visual maupun pengalaman emosional, seperti suasana tenang yang berfungsi sebagai sarana relaksasi bagi masyarakat perkotaan.
2 Faktor letak strategis
letak lokasi juga menjadi penentu keberhasilan karena lokasi yang berada di tepi jalan lintas utama akan memudahkan aksesibilitas bagi masyarakat serta orang yang baru berkunjung ke daerah yang melintasi lokasi tersebut.
3 Kelayakan suatu tempat
Kelayakan ini juga dinilai dari fleksibilitas kontur alamnya untuk dikembangkan menjadi berbagai fasilitas penunjang tanpa merusak ekosistem asli, seperti potensi penyediaan area perkemahan modern atau wahana aktivitas luar ruangan.
Selain aspek fisik, penentuan lokasi wisata yang ideal juga harus mempertimbangkan keseimbangan antara prospek ekonomi dan kelestarian lingkungan primer. Sebuah tempat dianggap sangat potensial jika pengembangannya mampu menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan taraf ekonomi penduduk sekitar, namun tetap memperhatikan faktor keamanan terkait aktivitas satwa liar yang ada di kawasan tersebut. Oleh karena itu, pemilihan tempat wisata yang baik membutuhkan perencanaan matang yang melibatkan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan pihak konservasi guna menjamin bahwa pembangunan infrastruktur nantinya berjalan beriringan dengan penjagaan aset alam yang tetap asri.






No comments:
Post a Comment