Ticker

6/recent/ticker-posts

Manajemen Bukan Sekadar Teori, Melainkan Seni Mengelola Ketidakpastian


Oleh : lailatul azkiah.                                      nim : 2505011010   

                  
PROGRAM STUDI S1 MENAJEMEN  FAKULTAS HUKUM EKONOMI BISNIS UNIVERSITAS DHARMAS INDONESIA TAHUN 2026

Dosen Pengampu:Dr. Amar Salahuddin, M.Pd

 

Manajemen sering kali dipahami sebagai kumpulan teori, rumus, dan konsep yang harus dikuasai untuk mengelola organisasi atau perusahaan. 

Padahal, pada hakikatnya manajemen adalah seni mengelola ketidakpastian. 

Di tengah perubahan yang cepat, kemajuan teknologi, dan dinamika pasar yang sulit diprediksi, manajemen tidak lagi hanya berbicara tentang perencanaan yang rapi, tetapi juga tentang keluwesan dalam menghadapi realitas.

Dalam praktiknya, tidak semua rencana dapat berjalan sesuai harapan. 

Strategi yang tampak sempurna di atas kertas bisa berubah total ketika dihadapkan pada kondisi lapangan. 

Di sinilah peran manajemen diuji. Seorang manajer bukan hanya dituntut cerdas secara analitis, tetapi juga peka terhadap perubahan, berani mengambil keputusan, dan siap menanggung risiko. Manajemen menjadi proses belajar yang berkelanjutan, bukan sekadar pedoman statis.

Era digital membawa tantangan sekaligus peluang bagi dunia manajemen.    Data melimpah, teknologi semakin canggih, dan komunikasi berlangsung serba cepat. 

Namun, kemudahan ini juga menuntut kemampuan menyaring informasi dan menjaga kualitas keputusan. Manajemen yang baik bukan tentang siapa yang memiliki data terbanyak, melainkan siapa yang mampu mengolah data menjadi keputusan yang bermakna dan berdampak.

Selain aspek teknis, manajemen juga sangat erat dengan nilai dan etika. Keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari pencapaian target, tetapi juga dari cara target tersebut diraih. 

Manajemen yang mengabaikan aspek kemanusiaan sering kali menghasilkan kinerja jangka pendek yang rapuh. Sebaliknya, pendekatan manajemen yang menjunjung keadilan, kejujuran, dan empati cenderung membangun organisasi yang berkelanjutan.

Pada akhirnya, manajemen adalah tentang manusia. Sehebat apa pun sistem yang dibangun, keberhasilannya sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. 

Oleh karena itu, memahami manajemen berarti belajar memahami perilaku, motivasi, dan potensi manusia. 

Di sinilah manajemen menjadi lebih dari sekadar ilmu—ia menjelma sebagai seni yang terus berkembang seiring perubahan zaman.

Post a Comment

0 Comments


SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS