Generasi Muda Tanggap Bencana: Membangun Kesadaran Kebencanaan Sejak Dini di SDN 13 Kapalo Koto - Jurnalis Sumbar | Portal Berita

Breaking

" Dewan Komisaris PT.Piliang intermaya Media Beserta Wartawan/ i JurnalisSumbar mengucapkan " Selamat Ramadhan 1447 | 2026"

Saturday, January 31, 2026

Generasi Muda Tanggap Bencana: Membangun Kesadaran Kebencanaan Sejak Dini di SDN 13 Kapalo Koto



Padang, Kapalo Koto - Dalam upaya membangun budaya sadar bencana sejak usia dini, mahasiswa KKN Kapalo Koto 3 menyelenggarakan program Generasi Muda Tanggap Bencana (GEMTA) di SDN 13 Kapalo Koto pada Rabu, 7 Januari 2026. Kegiatan edukatif ini hadir sebagai respons terhadap tingginya potensi bencana alam di wilayah Sumatera Barat.

1. Pentingnya Edukasi Bencana untuk Generasi Muda

Sumatera Barat merupakan wilayah yang rawan terhadap berbagai bencana alam, mulai dari gempa bumi, banjir, hingga tanah longsor. Beberapa kejadian bencana yang baru-baru ini melanda daerah tersebut menjadi pengingat penting akan perlunya kesiapsiagaan masyarakat, khususnya generasi muda sebagai agen perubahan di masa depan.

Melalui program GEMTA, para siswa sekolah dasar dibekali dengan pengetahuan fundamental mengenai jenis-jenis bencana alam yang berpotensi terjadi di lingkungan mereka. Pengetahuan ini tidak hanya sebatas teori, tetapi juga mencakup langkah-langkah praktis yang dapat diterapkan dalam situasi darurat.

2. Metode Pembelajaran yang Interaktif

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.30 ini menerapkan pendekatan pembelajaran yang menarik dan mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Wahyudal Ihsan, Aisyah Fadillah, Fitri Ananda, dan Julyra Denilsa selaku penanggung jawab kegiatan bersama seluruh mahasiswa KKN merancang materi edukatif dengan memanfaatkan teknologi proyektor untuk menampilkan presentasi visual yang atraktif.

Tak hanya itu, pemutaran video edukatif menjadi salah satu metode yang efektif dalam memberikan gambaran nyata tentang proses terjadinya bencana dan cara menghadapinya. Video-video tersebut dirancang khusus untuk menjelaskan mekanisme bencana, jalur evakuasi, pertolongan pertama, hingga langkah-langkah pencegahan sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


3. Antusiasme Tinggi dari Para Siswa

Rangkaian kegiatan dibuka dengan pengenalan diri mahasiswa dilanjutkan dengan penyampaian materi kebencanaan. Sesi tanya jawab yang dilakukan setelah pemaparan materi menunjukkan tingginya antusiasme dan pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan.

"Para siswa sangat aktif bertanya dan menjawab pertanyaan seputar tanda-tanda bahaya dan prosedur penyelamatan diri," ungkap salah satu mahasiswa pelaksana kegiatan. Untuk meningkatkan semangat belajar, hadiah diberikan kepada seluruh siswa, khususnya mereka yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar.

4. Dampak Positif bagi Siswa dan Masyarakat

Kegiatan GEMTA memberikan sejumlah manfaat signifikan bagi para siswa. Selain meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan terhadap potensi bencana, siswa juga dibekali kemampuan mengambil tindakan cepat dan tepat saat situasi darurat terjadi. Pemahaman praktis tentang cara menyelamatkan diri dan membantu orang lain menjadi bekal berharga yang dapat meminimalkan kepanikan ketika bencana melanda.

Lebih dari sekadar pengetahuan teknis, program ini juga memperkuat karakter siswa dengan menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap sesama. Kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi situasi krisis juga menjadi salah satu nilai tambah yang ditanamkan melalui kegiatan ini.

5. Menjadi Agen Perubahan di Lingkungan

Dengan pendekatan yang menarik dan informatif, para siswa diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam menyebarkan kesadaran kebencanaan di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar. Pengetahuan yang mereka peroleh tidak hanya bermanfaat untuk diri sendiri, tetapi juga dapat dibagikan kepada keluarga, teman, dan tetangga.

6. Evaluasi dan Harapan ke Depan

Secara keseluruhan, kegiatan GEMTA terlaksana dengan baik sesuai perencanaan. Namun, para mahasiswa KKN juga memberikan saran untuk perbaikan di masa mendatang, yakni memberikan materi mitigasi yang lebih aplikatif dengan contoh-contoh praktik di lapangan sehingga memberikan gambaran yang lebih konkret kepada para siswa.

Program Generasi Muda Tanggap Bencana ini tidak hanya berkontribusi dalam menanamkan budaya sadar bencana sejak dini, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran berharga bagi mahasiswa KKN dalam melaksanakan edukasi mitigasi bencana secara komunikatif dan efektif kepada generasi muda. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan di sekolah-sekolah lain untuk menciptakan generasi tangguh yang siap menghadapi ancaman bencana alam.

Program KKN Kapalo Koto 3 terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan edukatif dan pemberdayaan yang bermanfaat.


No comments:

Post a Comment

Kota Padang



"Prakiraan Cuaca Sabtu 24 Januari 2026"




"BOFET HARAPAN PERI"



SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS