Detektif Jajanan Cilik: Edukasi Membaca Label sebagai Langkah Awal Memilih Pangan Aman” - Jurnalis Sumbar | Portal Berita

Breaking

" Dewan Komisaris PT.Piliang intermaya Media Beserta Wartawan/ i JurnalisSumbar mengucapkan " Selamat Ramadhan 1447 | 2026"

Thursday, January 29, 2026

Detektif Jajanan Cilik: Edukasi Membaca Label sebagai Langkah Awal Memilih Pangan Aman”

Oleh : Faiza Rizka Putri


Pematang Panjang, 13 Januari 2026 dalam rangka meningkatkan kesadaran awal anak-anak tentang pentingnya konsumsi pangan aman, Mahasiswa KKN Reguler 1 Universitas Andalas menyelenggarakan kegiatan “Detektif Jajanan Cilik: Edukasi Membaca Label sebagai Langkah Awal Memilih Pangan Aman” pada Selasa, 13 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 1 hingga 6, yang berperan sebagai “detektif jajanan cilik,” belajar mengidentifikasi jenis kemasan yang baik dan mencermati informasi penting pada label makanan.


Membaca kemasan sebagai kunci pangan aman kegiatan yang dilakukan di lapangan upacara sekolah ini bertujuan memberikan edukasi menyenangkan kepada siswa tentang cara memilih makanan yang aman dikonsumsi, khususnya saat membeli jajanan. Kemasan makanan adalah benteng pertama yang melindungi kualitas jajanan. Jika kemasan rusak atau tidak jelas, makanan di dalamnya mungkin tidak aman untuk dimakan.

Para siswa diajarkan membedakan kemasan yang baik, seperti kemasan plastik yang tidak kempes, kemasan kaleng yang tidak rusak atau bahan daur ulang yang ramah lingkungan, dengan kemasan yang tidak layak, seperti plastik berdarah (berubah warna karena bocor), kemasan kardus yang lembab, atau label yang terhapus. Dalam contoh interaktif, siswa diberi sampel kemasan jajanan dan diminta mengidentifikasi mana yang “aman” dan mana yang “tidak aman.”

Informasi Label: “Detektif” anak-anak beraksi, sisi lain yang dijelaskan adalah pentingnya membaca informasi pada label makanan. Siswa mempelajari tiga informasi krusial: Tanggal kadaluwarsa (expiration date): Jangan makan makanan yang sudah melebihi tanggal di label. Komposisi bahan (ingredients): Siswa diajarkan mewaspadai bahan makanan yang terkandung pada jajanan. Asal makanan: Label “terdaftar di BPOM” atau “sertifikasi halal” menjadi indikator keamanan.

Untuk lebih membuat materi menarik, siswa diminta bermain peran sebagai “detektif” yang menyelidiki kemasan jajanan. Mereka diminta untuk menunjukkan mana saja bagian-bagian penting dari kemasan yang menandakan bahwa kemasan itu layak atau tidak dikonsumsi. Aktivitas Respons Positif dari anak anak mereka sangat antusias dalam kegiatan edukasi sosialisasi mengenai informasi label dan kemasan yang baik pada jajanan. Kepala Sekolah SD N 18 Pematang Panjang, Ibu Hasbiyarti S.Pd, menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak dalam memilih jenis jajanan yang baik untuk dikonsumsi dan juga memberikan pemahaman mengenai keamanan pangan kepada anak-anak.

Pentingnya edukasi sejak muda, Menurut laporan Kementerian Kesehatan RI 2025, jumlah kasus gangguan kesehatan akibat konsumsi makanan tidak sehat di kalangan anak Indonesia meningkat 15% dalam lima tahun terakhir. Acara seperti ini berupaya mengatasi permasalahan tersebut dengan pendekatan sains dan edukasi partisipatif. Dengan misi menggabungkan kesadaran pangan, kebersihan, dan keberlanjutan, “Detektif Jajanan Cilik” menegaskan bahwa edukasi sains dan kesehatan bisa dimulai sejak dini dengan cara yang menyenangkan, aktif, dan menginspirasi.  

 

No comments:

Post a Comment

Kota Padang



"Prakiraan Cuaca Sabtu 24 Januari 2026"




"BOFET HARAPAN PERI"



SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS