Ticker

6/recent/ticker-posts

Buat Terobosan, DPC Demokrat Pasaman akan Segera Membentuk Badan Saksi

TEKS FOTO: Ketua DPC Demokrat Pasaman Sabar AS memimpin rapat konsolidasi dan evaluasi di Lubuk Sikaping, Sabtu (17/1/1026).




Pasaman - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), akan segera melakukan sebuah terobosan baru.



Menurut Ketua DPC Demokrat Pasaman Sabar AS, pihaknya akan segera membentuk Badan Saksi, yang menjadi bagian yang integral dari struktur kepengurusan DPC Partai Demokrat Pasaman.


Menurut Sabar, kalau nanti para saksi sudah berada di bawah badan tersendiri, dan menjadi bagian integral dari DPC Partai Demokrat Pasaman, maka akan bersifat permanen.


"Ini berbeda dengan praktek-praktek yang dilakukan selama ini," ujar Sabar ketika memimpin rapat konsolidasi dan evaluasi DPC Partai Demokrat Pasaman di Lubuk Sikaping, ibukota Pasaman, Sabtu (17/1/1026).


Rapat itu sendiri diikuti Sekretaris DPC Demokrat Pasaman, yang juga Wakil Ketua DPRD Pasaman, Haris Sudin. Juga Bendahara DPC Demokrat Pasaman, yang juga Ketua Fraksi Demokrat DPRD Pasaman, Yunelda Asra.


Sejumlah anggota DPRD Pasaman dari Fraksi Demokrat juga tampak hadir seperti Azwar Habibi, H. Mulyadi, dan Apir. Tidak ketinggalan para Ketua PAC Demokrat se-Pasaman.


Dikatakan Sabar, selama ini rekrutmen saksi dilakukan secara temporar. Begitu akan dilaksanakan pileg atau pilkada, ungkap Sabar, baru dilakukan rekrutmen saksi. "Sistemnya dengan main cokok saja," tambah mantan Bupati Pasaman itu.


Tapi ke depan, tambah mantan anggota DPRD Sumbar tersebut, praktek semacam itu akan ditinggalkan. "Agar para saksi tidak hanya merasa bertanggung jawab ketika pemilu saja," sambungnya.


Makanya, tambah Sabar, jauh sebelum pelaksanaan pemilu saksi-saksi sudah disiapkan. "Makanya dibutuhkan kelembagaan khusus seperti Badan Saksi," tandasnya.


Para saksi yang akan direkrut, ulas Sabar, juga harus memenuhi kriteria yang telah digariskan. "Terutama harus dari kader internal. Ini syarat mutlak," ungkapnya.


Syarat lainnya adalah memiliki kapasitas dan kapabilitas. "Termasuk jangan terlalu tua, dan jangan pula terlalu muda. Kecintaannya pada Partai Demokrat tidak diragukan," sebutnya.


Dijelaskan Sabar, kalau di Pasaman terdapat sekitar 900 tempat pemungutan suara (TPS), maka dibutuhkan sekitar 900 saksi, yaitu setiap satu TPS digawangi oleh seorang saksi.


Perlunya dibentuk Badan Saksi dan rekrutmen saksi lebih awal, dijelaskan Sabar, dimaksudkan agar saksi-saksi yang terpilih diberi pembekalan melalui pelatihan atau bimtek.


"Soal pelatihan untuk para saksi ini bisa dikerjasamakan dengan DPC-DPC lain se-Sumbar, bahkan dengan DPD Demokrat Sumbar maupun dengan DPP Partai Demokrat sekali pun," sebutnya.


Sabar memang menaruh harapan besar terhadap saksi, yang diharapkan menjadi ujung tombak bagi upaya untuk peningkatan perolehan suara Partai Demokrat. "Karena sejatinya merekalah yang menjadi ujung tombak partai," katanya.


Makanya, menurut Sabar, kalau ada kegiatan internal partai seperti rapat konsolidasi dan evaluasi, langkah mendesak yang harus dilakukan adalah dengan menunjuk para saksi, untuk kemudian memasukkannya ke Badan Saksi.


"Kita berharap dalam waktu dekat DPC Partai Demokrat Pasaman sudah memiliki database yang lengkap tentang saksi," katanya.


Kendati pun para saksi itu baru akan bertugas dalam rentang waktu yang masih lama, sambung Sabar, tapi mereka sudah dipersiapkan sejak jauh-jauh hari. (spa)


TEKS FOTO:


Ketua DPC Demokrat Pasaman Sabar AS memimpin rapat konsolidasi dan evaluasi di Lubuk Sikaping, Sabtu (17/1/1026).

Post a Comment

0 Comments


SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS