Perumda Air Minum (AM) Kota Padang targetkan operasional darurat Intake Palukahan Koto Tangah pada pekan ini.
Upaya ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan layanan air bersih pascabanjir bandang.
Lebih dari 100 ribu pelanggan diharapkan dapat kembali menikmati air bersih.
Anggota DPR RI, Zigo Rolanda, mengapresiasi gerak cepat Perumda AM Kota Padang saat kunjungan kerja ke Intake Palukahan, Minggu (21/12).
“Kita apresiasi kinerja Perumda AM Padang yang bekerja lebih cepat dari perkiraan,” ungkap Zigo.
Sebelumnya, Perumda AM Kota Padang memperkirakan perbaikan Intake Palukahan akan memakan waktu dua bulan.
Namun, dengan percepatan pekerjaan, intake tersebut diproyeksikan berfungsi darurat pada pekan ini.
Pemasangan pipa transmisi dari intake menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA) telah mencapai lebih dari 700 meter.
Pipa tersebut ditargetkan dapat digunakan pada Rabu pekan ini.
Perumda AM Kota Padang menggandeng Balai BPBK Sumbar dalam proses pemasangan pipa.
Saat ini, air telah mengalir dari intake ke IPA melalui satu jalur pipa.
Pemasangan direncanakan menggunakan dua pipa berdiameter 250 milimeter.
Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, menjelaskan percepatan penanganan darurat dilakukan dengan memanfaatkan pipa bekas yang disambung untuk mempercepat aliran air.
Saat ini, sekitar 30 ribu pelanggan belum menerima layanan air bersih.
Setelah Intake Palukahan beroperasi, layanan diproyeksikan menjangkau 86 persen pelanggan atau sekitar 103 ribu pelanggan.
Perumda AM Kota Padang juga menyiapkan 50 unit tedmon serta 20 unit tangki mobil untuk distribusi air bersih darurat.
Kepala Balai PBPK Sumbar, Maria Doeni Isa, menyatakan pemasangan dua pipa berukuran 250 mm tersebut sudah dapat menangani secara darurat.
“Ini sudah bisa untuk menangani darurat, sekarang kita utamakan dulu daruratnya, selanjutnya dibenahi secara berkelanjutan,” pungkasnya.





No comments:
Post a Comment