SENI PERTUNJUKAN RANDAI DALAM EVENT NONGKRONG KEATIF - Jurnalis Sumbar | Portal Berita

Breaking

" Dewan Komisaris PT.Piliang intermaya Media Beserta Wartawan/ i JurnalisSumbar mengucapkan " Selamat Ramadhan 1447 | 2026"

Thursday, October 2, 2025

SENI PERTUNJUKAN RANDAI DALAM EVENT NONGKRONG KEATIF

Oleh : Farel Aditia, jurusan Sastra Minangkabau, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas


 


Randai merupakan salah satu permainan tradisional di Minangkabau yang di mainkan secara berkelompok membentuk lingkaran, kemudian melangkahkan kaki secara perlahan, sambil menyampaikan cerita dalam bentuk nyanyian secara bergantian. Dalam randai terdapat beberapa unsur kesenian seperti seni drama, seni tari, seni suara, seni musik. Randai dalam sejarah minangkabau dimainkan oleh masyarakat Periangan Padang Panjang saat mereka berhasil menangkap seekor rusa. Randai merupakan kesenian khas minangkabau karena hanya terdapat diminangkabau. Randai juga merupakan media untuk menyampaikan kaba atau cerita rakyat melalui gurindam yang didendangkan dan tari yang berasal dari gerakan silat. Pertunjukan randai biasanya dilakukan di alam terbuka,dalam bentuk arena dan tidak memakai panggung. Tidak ada batas antara pemain randai dengan penonton. Randai tumbuh memang benar-benar dari dalam masyarakat minang sendiri karena dalam minang tidak membeda-bedakan golongan masyaraka. Randai menggambarkan kearifan lokal masyarakat Minangkabau, melekat pada fisik sekaligus batin individu yang membentuk keutuhan masyarakat bernagari. Permasalahan lain yang penting dicermati, saat ini seni pertunjukan randai di Minangkabau masih didominasi oleh eksplorasi dari segi seni hiburan saja. Pertunjukan randai oleh kelompok-kelompok kesenian randai memang masih terus berlangsung, namun masih berkisar sebagai seni pertunjukan saja. 

 Dalam pertunjukan Randai dalam event Nongkrong Keatif yang bertepatan di Galanggang Medan Nan Bapaneh ( Puja Sera Pantai Padang ) merupakan event yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kota Padang. Event ini dilakukan setiap hari Sabtu atau malam Minggu, yang dimana dalam event ini ada beberapa performance yang di tunjukkan kepada masyarakat yang menonton. Performance itu berupa Randai dari sanggar Aka nan ampek, Tari rang padusi dari sanggar Anak indonesia,Tari padusi dari sanggar Rangkiang minang. Dari bebererapa performance itu yang paling menarik adalah Randai. . Penceritaan dalam Randai merupakan unsur penting dalam sesebuah persembahan Randai selain daripada gurindam. Salah satu contoh kaba yang di bawakan yaitu kaba “Sabai Nan Aluih”


 Pada event Nongkrong kreatif ini ada menampilkan seni pertunjukan randai yang berjudul Sabai Nan Aluih. Kaba Sabai Nan Aluih bercerita tentang sosok perempuan yang berparas cantik, lemah lembut dalam bertutur dan santun saat bersikap. Di dalam teks kaba dikatakan bahwa sulit mencari perempuan yang bisa menandingi kecantikan Sabai Nan Aluih. Tokoh Sabai di dalam kaba Sabai Nan Aluih juga digambarkan sebagai anak yang berbakti, patuh, dan mendengarkan perkataan orangtua.


Dalam penampilan randai ini terdapat beberapa gerakan yang di gunakan oleh penampil tersebut. Durasi pada pertunjukan ini sekitar 30-60 menit. 


Dalam Randai yang berjudul Sabai Nan Aluih ini ada iringan musik berupa Talempong, saluang, hingga gandang, ada juga iringan dendang, ada juga beberapa tokoh di dalamnya, yaitu: Sabai Nan Aluih, Rajo Babandiang, Rajo Nan panjang, Rajo Nan kongkong, Urang gubalo, dll. Namun kecantikan Sabai Nan Aluih justru menjadi petaka.


Hal ini berawal dari keinginan Rajo Nan Panjang ingin meminang anak gadis Rajo Babandiang yaitu Sabai Nan Aluih. Keinginan itu ditolak Rajo Babandiang, atas penolakan lamaran itu, Rajo Nan Panjang sangat marah kemudian mengajak Rajo Babandiang berkelahi. 


Dalam penampilan ini ada pesan yang dapat di ambil yaitu jangan menganggap orang yang pendiam dan lemah lembut itu lemah, karena dalam naskah Sabai Nan Aluih ini memperlihatkan adegan saat Sabai Nan Aluih ini bertengkar dengan Rajo Nan Panjang karena Rajo nan panjang telah membunuh ayahnya, oleh sebab itu Sabai marah besar dan ingin membalas apa yang sudah dilakukan oleh Rajo nan panjang kepada ayahnya dan oleh kemarahan nya itu lalu dia membunuh Rajo nan panjang karena telah membunuh ayahnya. 


Beragam Karakter yang sudah ditemukan dalam Kaba Sabai Nan Aluih diharapkan dapat memperkaya dan merevitalisasi nilai-nilai budaya dalam pendidikan karakter.

No comments:

Post a Comment

Kota Padang



"Prakiraan Cuaca Sabtu 24 Januari 2026"




"BOFET HARAPAN PERI"



SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS