Tim Penulis : Mahasiswa KKN Universitas Andalas 1.Anisya Maha Dewi 2.Indah Putri Andini
Mahasiswa KKN Universitas Andalas Menghadiri Acara Majelis Taklim Di Jorong Koto Tinggi Nagari Ampek Koto Palembayan Sekaligus Melakukan Sosialisasi Terkait Penyuluhan Bantuan Hukum Serta Skrining Kesehatan Bagi Masyarakat
Nagari Ampek Koto Palembayan, 13 Juli 2025 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas kembali menunjukkan komitmen mereka dalam berkontribusi nyata di tengah masyarakat. Pada hari Minggu (13/7), para mahasiswa KKN yang tengah melaksanakan pengabdian di Nagari Ampek Koto Palembayan, khususnya di Jorong Koto Tinggi, turut menghadiri dan sekaligus menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan Majelis Taklim yang digelar di Masjid Ubudiyah. Acara yang dihadiri oleh Wali Nagari Ampek Koto Palembayan Ronny Akmal, S.E., beserta jajaran perangkat nagari dan masyarakat dari tujuh jorong ini menjadi momentum strategis bagi mahasiswa untuk menjalin kedekatan sosial serta menyampaikan kontribusi akademis mereka secara langsung kepada masyarakat. Mahasiswa yang menetap di Jorong Koto Tinggi bahkan menjadi tuan rumah dalam kegiatan tersebut, mengambil bagian dalam persiapan hingga pelaksanaan acara dengan penuh antusias. Tak sekadar hadir secara simbolis, mahasiswa KKN Universitas Andalas juga mengisi kegiatan dengan beragam program penyuluhan dan layanan masyarakat. Di bidang hukum, empat mahasiswa dari Fakultas Hukum — Fatih, Laurince, Kareem, dan Zara — menyampaikan materi penyuluhan hukum yang bertujuan meningkatkan literasi hukum masyarakat, khususnya mengenai hak-hak warga dan mekanisme penyelesaian persoalan hukum sehari-hari. Selain itu, mereka juga membuka posko konsultasi hukum yang dapat diakses secara terbuka oleh masyarakat selama masa KKN berlangsung. Posko ini menjadi sarana pendampingan awal bagi warga yang mengalami persoalan hukum ataupun ingin memahami peraturan yang berlaku. Sementara itu, kontribusi dari mahasiswa bidang kesehatan juga tak kalah penting. Dua mahasiswa dari bidang ilmu kesehatan, Keisha dan Anjeli, bekerja sama dengan petugas kesehatan setempat dalam melakukan skrining kesehatan gratis kepada masyarakat yang hadir. Layanan yang diberikan mencakup pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, pengukuran berat dan tinggi badan, serta konsultasi awal mengenai kondisi kesehatan warga. Mereka juga memberikan penyuluhan mengenai penyakit hipertensi dan diabetes, dua penyakit degeneratif yang cukup sering ditemukan di kalangan masyarakat pedesaan namun sering kali kurang mendapat perhatian.
Wali Nagari Ronny Akmal, S.E. dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran dan keterlibatan aktif mahasiswa KKN Universitas Andalas. Ia menyoroti bahwa kontribusi mahasiswa sangat dibutuhkan, tidak hanya di sektor hukum dan kesehatan, tetapi juga dalam mendukung program unggulan nagari di bidang pertanian. Salah satunya adalah program "Sawah Pokok Murah" — sebuah inisiatif pertanian berbiaya rendah yang berorientasi pada keberlanjutan dan pengurangan ketergantungan terhadap pupuk kimia.
“Mahasiswa akan ikut serta dalam pengembangan program Sawah Pokok Murah, di mana metode bertani konvensional akan ditinggalkan. Kita tidak akan lagi menggunakan pupuk kimia seperti urea, tapi beralih ke pupuk alami. Jerami yang biasanya dibakar kini akan kita biarkan di lahan, ditambah dengan pupuk kandang agar menjadi kompos yang mampu memperbaiki unsur hara tanah. Kita juga akan menghindari praktik membajak sawah karena berisiko merusak struktur tanah,” ujar beliau.
Program ini dirancang tidak hanya untuk menekan biaya produksi pertanian, tetapi juga sebagai langkah inovatif yang dapat dijadikan contoh di tingkat nasional. Keikutsertaan mahasiswa dalam program ini diharapkan dapat mempercepat proses edukasi kepada petani serta memperkuat praktik pertanian berkelanjutan di tingkat nagari. Melalui seluruh rangkaian kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Andalas berharap kehadiran mereka benar-benar memberikan manfaat konkret bagi masyarakat Nagari Ampek Koto Palembayan. Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintahan nagari, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan perubahan positif, meningkatkan kesadaran hukum dan kesehatan warga, sekaligus mendorong kemandirian dan inovasi di sektor pertanian lokal.
Tim Penulis :
Mahasiswa KKN Universitas Andalas
1.Anisya Maha Dewi
2.Indah Putri Andini
0 Comments