AROSUKA - Bencana alam banjir bandang atau galodo dan tanah longsor yang terjadi di Arosuka, Kabupaten Solok serta ratusan unit rumah warga di 7 lokasi kompleks perumahan terdampak.
Dampak dari bencana tersebut, PDAM Kabupaten Solok memerlukan anggaran sedikitnya Rp 7 miliar untuk perbaikan infrastruktur pipa skala besar yang terdampak rusak parah hingga jaringan pipa skala kecil mengalami kerusakan fatal.
Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur PDAM Kabupaten Solok, Febri Fauza, S. Pt, MM., ketika dikonfirmasi pada Kamis, 7 Oktober 2026.
Menurut Febri, kerusakan parah jaringan pipa ini juga berdampak di sejumlah perkampungan penduduk serta ruas jalan utama atau jalan nasional yang umumnya merupakan jaringan pipa berskala besar, selain dari kerusakan total pada area perkantoran pemerintah di Arosuka.
Meskipun peristiwa di Arosuka yang terjdi pada 21 September 2026 lalu hingga kini 7 Oktober 2026 telah melewati masa tanggap darurat 14 hari, pihak PDAM Kabupaten Solok belum merinci besaran kerugian fisik serta sumber anggaran pasti untuk perbaikan total infrastruktur perpipaan tersebut.(Obral Chaniago).


"
/>



No comments:
Post a Comment