Mahasiswa KKN Reguler II Beserta Dosen-Dosen UNAND Melakukan Sosialisasi Tentang Inisiasi Pengelolaan Peternakan Itik di Nagari Tanjung Barulak - Jurnalis Sumbar | Portal Berita

Breaking

" Dewan Komisaris PT.Piliang intermaya Media Beserta Wartawan/ i JurnalisSumbar mengucapkan " Selamat Ramadhan 1447 | 2026"

Monday, September 7, 2026

Mahasiswa KKN Reguler II Beserta Dosen-Dosen UNAND Melakukan Sosialisasi Tentang Inisiasi Pengelolaan Peternakan Itik di Nagari Tanjung Barulak

 



Mahasiswa KKN Unand di Tanjung Barulak  


Tanjung Barulak, 30 Juli 2026 — Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita karena kekurangan gizi kronis dalam waktu panjang. Kondisi tersebut rentan pada 1.000 hari pertama kehidupan, mulai dari masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Anak yang tubuhnya lebih pendek dibanding anak seusianya tidak dapat dikatakan sebagai anak yang stunting, namun ada indikasi lain dilihat dari perkembangan otak, kemampuan belajar, daya tahan tubuh, serta produktivitas di masa depan. Oleh karena itu, pencegahan stunting memerlukan partisipasi dari berbagai pihak, salah satunya melalui peningkatan ketersediaan dan konsumsi pangan bergizi, khususnya protein hewani.

Hingga saat ini, penurunan stunting tetap menjadi prioritas utama dalam pembangunan Kabupaten Tanah Datar. Berdasarkan data yang didapat dari Survei Status Gizi Indonesia ( SSGI), prevalensi stunting di Kabupaten Tanah Datar tercatat naik dari 18,5% menjadi 26,9%. Kondisi ini menunjukkan diperlukannya kolaborasi dari berbagai pihak sebagai upaya percepatan penurunan stunting. Salah satu upaya dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga adalah meningkatkan ketersediaan sumber protein hewani yang mudah diakses oleh masyarakat. Salah satu sumber protein hewani yang baik adalah daging dan telur itik, yang memiliki kandungan gizi tinggi serta dapat mendukung pemenuhan kebutuhan protein masyarakat.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) reguler II UNAND di tanjung barulak melaksanakan penyuluhan bertajuk "Inisiasi Peternakan Itik Kandang dalam Rangka Pemenuhan Protein sebagai Upaya Penurunan Stunting" sebagai dukungan terhadap upaya tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 30 Juli 2026 di Kantor wali Nagari Tanjung Barulak, Kecamatan tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pengembangan peternakan itik kandang sebagai sumber protein hewani dan membuka peluang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ini menghadirkan dosen dari Fakultas Peternakan UNAND sebagau narasumber yang berkompeten di bidangnya, yaitu Dr. Ir. Arfa'i M.S dan MT, Dr. Ir. Yuliaty Shafan Nur, serta didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Prof. Dr. Ir. Jon Afi. Dalam kegiatan tersebut, para narasumber memaparkan materi tentang potensi peternakan itik kandang sebagai salah satu upaya mendukung pemenuhan protein hewani masyarakat. Materi yang disampaikan berfokus pada pemanfaatan potensi lokal dalam upaya menciptakan sistem peternakan itik yang lebih efisien, hemat biaya dan lebih berkelanjutan. 

Materi yang disampaikan adalah teknik pembuatan pakan itik dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan di masyarakat. Para peserta diberikan materi tentang cara memilih bahan baku pakan itik dengan kandungan nutrisi yang baik serta cara mengkombinasikannya agar dapat memenuhi kebutuhan gizi itik tanpa bergantung pada pakan pabrikan yang lebih mahal. Selain itu, narasumber memberikan penjelasan tentang bagaimana membuat kandang itik yang sesuai dengan kebutuhan ternak. Materi yang dibahas termasuk memilih lokasi kandang, mendesain kandang dengan sirkulasi udara dan pencahayaan yang baik, mengatur kepadatan ternak, dan pentingnya tetap bersih untuk menghindari penyakit.

Audiens yang hadir di acara tersebut adalah peternak itik yang ada di Nagari Tanjung Barulak. Kehadiran para peternak untuk ikut berdiskusi dan berbagi pengalaman tentang metode pertanian yang telah digunakan selama ini. Sesi diskusi yang berlangsung interaktif juga membahas berbagai masalah yang dihadapi, seperti penyediaan pakan, pengelolaan kandang, dan pengembangan usaha peternakan. Banyak pertanyaan yang diajukan kepada narasumber tentang penerapan materi di lapangan sesuai dengan kondisi peternakan mereka menunjukkan antusiasme peserta. 

Secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan lancar dan peserta memberikan respons yang positif. Melalui kegiatan ini, perguruan tinggi, pemerintah nagari, dan masyarakat diharapkan dapat bekerja sama secara berkelanjutan untuk mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tanah Datar. Diharapkan bahwa memulai peternakan itik kandang akan menjadi program selama pelaksanaan KKN, tetapi juga akan menjadi langkah awal dalam membangun kemandirian masyarakat melalui penyediaan sumber protein hewani yang berkelanjutan. Akibatnya, potensi lokal Nagari Tanjung Barulak dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan mewujudkan generasi yang sehat, pintar, dan bebas stunting. 


(Vara Madina Yazikra, adalah Mahasiswa Universitas Andalas yang saat ini sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata di Nagari Tanjung Barulak, Tanjung Emas, Tanah Datar, Sumatera Barat) 

No comments:

Post a Comment

Kota Padang



"Prakiraan Cuaca Sabtu 24 Januari 2026"




"BOFET HARAPAN PERI"



SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS