MAHASISWA KKN UNIVERSITAS ANDALAS BANGUN KESADARAN POLITIK GENERASI MUDA LEWAT FORUM DISKUSI ANTI POLITIK UANG DI NAGARI TANJUANG BARINGIN UTARA - Jurnalis Sumbar | Portal Berita

Breaking

" Dewan Komisaris PT.Piliang intermaya Media Beserta Wartawan/ i JurnalisSumbar mengucapkan " Selamat Ramadhan 1447 | 2026"

Sunday, August 2, 2026

MAHASISWA KKN UNIVERSITAS ANDALAS BANGUN KESADARAN POLITIK GENERASI MUDA LEWAT FORUM DISKUSI ANTI POLITIK UANG DI NAGARI TANJUANG BARINGIN UTARA

  

Oleh : Aini Ryva Ananta mahasiswa Ilmu Politik Universitas Andalas jurusan


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler II Universitas Andalas (Unand) Tahun 2026 yang bertugas di Nagari Tanjuang Baringin Utara, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, sukses menyelenggarakan Forum Diskusi Publik Sikola Pemuda Nagari TANBERTARA bertajuk "Politik Uang di Ranah Minang: Mengulik Antaro Raso Jo Pareso atau Transaksi Demokrasi?". Kegiatan yang digelar pada Kamis (16/7/2026) di Halaman Perpustakaan Nagari Tanjuang Baringin Utara ini menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa, Pemerintah Nagari, Bawaslu Kabupaten Pasaman, dan Pusat Kreativitas Anak Nagari (PKAN) dalam memperkuat pendidikan politik bagi masyarakat, khususnya generasi muda.


Sebagai penyelenggara, mahasiswa KKN Universitas Andalas memandang bahwa praktik politik uang masih menjadi tantangan serius dalam mewujudkan demokrasi yang berkualitas. Berangkat dari kondisi tersebut, forum diskusi ini dihadirkan bukan sekadar sebagai kegiatan seremonial, melainkan sebagai wadah edukasi yang mengajak masyarakat memahami akar persoalan politik uang dari berbagai sudut pandang, mulai dari aspek hukum, budaya, pemerintahan nagari, hingga kajian akademik.

Kegiatan ini menghadirkan enam narasumber yang berasal dari berbagai latar belakang. Di antaranya Ketua PKAN Tanbertara sekaligus Kasi Kesejahteraan Nagari Tanjuang Baringin Utara Revolindha Sri Armaliche, S.IP., Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman Rini Juita, M.A., Pemerhati Budaya Minangkabau Zulfetra, S.H., St. Imam Bosa, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Pasaman Zaini Afandi, S.Kom., Duta Baca Kabupaten Pasaman sekaligus Co-Founder AKN Foundation Aurelly Nada Salsabilla, serta mahasiswa KKN Universitas Andalas Aini Ryva Ananta yang memberikan perspektif akademis sebagai mahasiswa Ilmu Politik. Forum dipandu oleh Ferdi Athaala Al Zacky selaku moderator.

 

Dalam penyampaiannya, para narasumber menekankan bahwa kualitas demokrasi tidak hanya ditentukan oleh penyelenggara pemilu, tetapi juga oleh integritas masyarakat sebagai pemilih. Politik uang dinilai sebagai praktik yang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak nilai-nilai luhur demokrasi dan budaya Minangkabau yang menjunjung tinggi prinsip raso jo pareso, musyawarah, dan tanggung jawab moral dalam memilih pemimpin.

Dari sudut pandang akademik, mahasiswa KKN Universitas Andalas Aini Ryva Ananta menyampaikan bahwa politik uang tidak semata-mata dipicu oleh persoalan ekonomi masyarakat. Menurutnya, budaya politik, rendahnya literasi politik, lemahnya pendidikan politik, serta perilaku elit politik juga menjadi faktor yang memperkuat praktik tersebut. Ia mengajak generasi muda untuk mengambil peran sebagai agen perubahan dengan membangun budaya politik yang kritis, berintegritas, dan berani menolak segala bentuk politik uang.

Sesi diskusi berlangsung dinamis dengan antusiasme peserta yang mengangkat berbagai persoalan, mulai dari batas antara kepedulian sosial calon pemimpin dengan praktik politik uang, hingga mekanisme pelaporan dugaan pelanggaran kepada Bawaslu. Melalui forum ini, masyarakat memperoleh pemahaman bahwa indikator utama politik uang terletak pada tujuan pemberian, waktu pelaksanaan, dan adanya upaya memengaruhi pilihan politik masyarakat. Bawaslu juga mengajak masyarakat untuk berani melaporkan dugaan pelanggaran sebagai bentuk pengawasan partisipatif.

Bagi mahasiswa KKN Universitas Andalas, kegiatan ini merupakan implementasi nyata peran perguruan tinggi dalam menjalankan Tri Dharma, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menghadirkan program fisik, tetapi juga mampu memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial dan politik melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif.

Melalui Forum Diskusi Publik Sikola Pemuda Nagari TANBERTARA, mahasiswa KKN Universitas Andalas berharap semangat anti politik uang dapat tumbuh dari tingkat nagari. Sinergi antara pemerintah nagari, lembaga pengawas pemilu, tokoh adat, akademisi, dan generasi muda diyakini menjadi modal penting dalam membangun budaya politik yang bersih, berintegritas, serta tetap berakar pada nilai-nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

No comments:

Post a Comment

Kota Padang



"Prakiraan Cuaca Sabtu 24 Januari 2026"




"BOFET HARAPAN PERI"



SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS