SOLOK — Mahasiswa KKN Reguler II Universitas Andalas di Nagari Koto Sani melaksanakan kegiatan edukasi literasi digital dan anti hoaks bagi pelajar di SMP Negeri 5 X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, pada 18 Juli 2025. Kegiatan berjudul “Edukasi Literasi Digital dan Anti Hoaks bagi Pelajar dalam Mewujudkan Generasi Cerdas Bermedia” tersebut diikuti oleh siswa-siswi kelas VII hingga IX dengan didampingi oleh Bapak dan Ibu guru.
Kegiatan dibuka oleh Prima Tania Ananda, mahasiswa Jurusan Sosiologi, yang bertindak sebagai pembawa acara. Setelah pembukaan, materi pertama disampaikan oleh Fandi Ramadian dari Jurusan Ilmu Politik. Materi tersebut membahas literasi digital dan hoaks, mulai dari pengertian, dampak penyebaran informasi palsu, ciri-ciri berita hoaks, hingga cara memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai maupun membagikannya.
Dalam penyampaian materi, siswa diberikan contoh informasi yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari, khususnya melalui media sosial dan aplikasi pesan. Tim KKN menunjukkan perbedaan antara berita hoaks dan informasi yang benar dengan memperhatikan sumber, isi, serta kejelasan informasi. Siswa juga diajak untuk tidak langsung mempercayai informasi yang diterima dan membiasakan diri melakukan pengecekan melalui sumber yang jelas dan dapat dipercaya.
Materi berikutnya disampaikan oleh M. Khaliq Federer, mahasiswa Jurusan Hukum, yang membahas penyebaran berita hoaks dari aspek hukum. Siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya bertanggung jawab dalam menggunakan media digital serta konsekuensi yang dapat timbul dari penyebaran informasi tertentu yang melanggar ketentuan hukum.
Untuk menjaga suasana kegiatan tetap interaktif, mahasiswa KKN menyelingi penyampaian materi dengan ice breaking dan hiburan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Siswa terlihat aktif mengajukan pertanyaan terkait informasi yang mereka temui di media sosial maupun grup percakapan. Melalui sesi tersebut, siswa semakin memahami pengertian literasi digital serta cara membedakan informasi yang benar dan informasi yang perlu diperiksa kembali agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Kegiatan turut didampingi oleh Bapak dan Ibu guru SMP Negeri 5 X Koto Singkarak. Selain memperoleh materi, siswa juga terlibat dalam kegiatan penutup berupa dokumentasi dan foto bersama. Siswa kemudian berfoto menggunakan photobooth bertema anti hoaks yang dibuat dari kardus dan dihias secara kreatif oleh Mahasiswa KKN
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Fandi Ramadian, Prima Tania Ananda, M. Khaliq Federer, Idra Chalisa dan Mahasiswa KKN lainnya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa dalam menggunakan media digital secara bijak. Melalui kegiatan ini, siswa didorong untuk membiasakan diri memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya sehingga dapat menjadi generasi yang lebih kritis dan bertanggung jawab dalam bermedia.





No comments:
Post a Comment