Padang, - Jurnalis Sumbar
Pelantikan Pengurus dan Ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Cabang Sumatera Barat resmi dilantik dalam acara pelantikan yang digelar di Hotel Truntum, Kota Padang, Minggu (3/5/2026).
Ketua POGI Sumbar, Dr. dr. Bobby Indra Utama, Sp.OG, Subsp. Urogin Re. menyampaikan bahwa organisasi yang dipimpinnya berkomitmen meningkatkan kualitas hidup perempuan, mulai dari masa kehamilan hingga memasuki usia dewasa.
“POGI hadir untuk menjaga kualitas kehidupan perempuan sejak masa kehamilan, usia produktif, hingga monopause. Ini menjadi bagian penting dalam mendukung target pemerintah menuju Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan sumber daya manusia yang unggul,"ujarnya.
Selanjutnya, POGI Sumbar akan memperkuat kolaborasi dengan berbagai organisasi dan pemangku kepentingan guna meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan perempuan.
Lanjut Pogi menciptakan SDM yang unggul dan berkolaborasi dengan organisasi atau stekholder lainnya,bisa menjadikan kualitas hidup perempuan dan mencegah angka kematian, mencegah kanker serviks dan semua yang berhubungan dengan tentang masalah perempuan,"paparnya.
Terkait potensi sengketa antara pasien dan tenaga medis, Bobby menjelaskan bahwa pihaknya mengedepankan penyelesaian sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku dan permasalahan yang terjadi.
“Setiap permasalahan tentu bergantung pada persepsi pasien. Namun, kami telah memiliki alur dan dasar hukum yang jelas. Jika terjadi ketidakpuasan, akan diselesaikan sesuai prosedur hukum yang ada. POGI juga siap membantu proses mediasi sebagai langkah awal penyelesaian,” jelasnya.
Bobby berharap kepengurusan yang baru dapat memperkuat solidaritas antara anggota serta meningkatkan kontribusi organisasi bagi masyarak.
“Kami ingin seluruh anggota POGI dapat bekerja sama secara optimal, sehingga organisasi ini tidak hanya bermanfaat bagi anggotanya, tetapi juga mampu mensejahterakan masyarakat dan mendukung program pemerintah,” tambahnya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum bagi POGI Sumbar untuk terus berperan aktif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan, khususnya kesehatan perempuan, sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.
(Kitti)





No comments:
Post a Comment