Oleh:Obral Chaniago
Pintu gerbang menuju perguruan tinggi negeri kembali terbuka. Bagi ribuan siswa kelas 12 SMA/SMK/MA sederajat di Sumatera Barat, awal tahun 2026 bukan sekadar pergantian kalender, melainkan detak jantung yang berpacu lebih kencang.
Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 telah menabuh genderang, membawa harapan sekaligus tantangan baru bagi insan pendidikan di Ranah Minang.
Di balik riuh persiapan tersebut, optimisme terpancar dari Dinas Pendidikan Sumatera Barat. Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Barat, Habibul Fuadi, S. Pd, M. Si., melalui Kepala Bidang Pembinaan SMA (PSMA) Dinas Pendidikan Sumbar, Mahyan, S. Pd, M.M,. memberikan angin segar yang menegaskan komitmen pemerintah pemerataan kesempatan.
"SMA sederajat di Sumatera Barat, semuanya dapat kuota SNBP. Kuota ini berbasis pada jumlah siswa, dan inilah yang dibagi guna menentukan siswa yang mendapat undangan SNBP ke perguruan tinggi," ujar Mahyan saat dikonfirmasi awak media ini, Rabu (6 Mei 2026).
Pernyataan ini menegaskan bahwa tidak ada sekolah yang dianaktirikan. Namun, Mahyan juga mengingatkan pentingnya ketelitian dalam proses yang sedang berjalan.
"Sekarang masih tahap sosialisasi SNBP ke masing-masing sekolah, dan hingga sekarang (Rabu, 6 Mei 2026) siswa yang memperoleh kuota SNBP belum didaftarkan ke perguruan tinggi," tambah Mahyan, menegaskan perlunya kehati-hatian dalam tahap finalisasi.
Proses Panjang dan Aturan Baru
SNBP bukanlah perlombaan lari cepat, melainkan maraton yang menuntut ketahanan.
Rangkaian seleksi untuk angkatan 2026 ini sesungguhnya telah dimulai sejak akhir Desember 2025 dengan pengumuman kuota sekolah, lalu mencapai puncaknya pada Februari 2026.
Tahun ini, dinamika seleksi terasa lebih ketat. Mahyan merinci tahapan krusial yang harus dilewati. Dimulai dari registrasi akun SNPMB Sekolah (5 Januari - 2 Februari 2026), hingga registrasi akun siswa yang wajib dilakukan pada 12 Januari - 18 Februari 2026. Puncak kepanikan - dan persiapan - terjadi pada 1 Februari 2026 saat tombol "Simpan Permanen Akun SNPMB" mulai bisa ditekan.
Kabar yang patut digarisbawahi adalah kewajiban baru: peserta SNBP wajib memiliki nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang diselenggarakan pada awal Nopember 2025.
Bagi siswa yang membidik program studi seni dan olahraga, portofolio wajib diunggah.
Pesan untuk Calon Mahasiswa
Bagi siswa yang masuk dalam kuota "Eligile" - 40 persen untuk akreditasi A atau sesuai aturan sekolah - pintu kesempatan terbuka lebar. Namun, disiplin adalah kunci. Mahyan berpesan agar sekolah dan siswa memastikan seluruh data, mulai dari akun hingga portofolio, diurus melalui portal resmi di https://portal.snpmb/.
Langkah ini adalah ikhtiar untuk mengantarkan putra-putri Sumatera Barat ke perguruan tinggi terbaik. Kini, bola berada di tangan para siswa dan sekolah untuk memaksimalkan peluang sebelum pengumuman final hasil SNBP pada 31 Maret 2026, pukul 15.00 WIB.
Semoga dari hiruk-pikuk persiapan SNBP 2026 ini, lahir generasi muda Minang yang berprestasi dan siap membangun negeri.(*).





No comments:
Post a Comment