Bakar Semangat, Waka Polda PBD: Tujuh Atlet Muda Berangkat dan Lolos Terpilih Menuju Seleksi Timnas Futsal U-17 - Jurnalis Sumbar | Portal Berita

Breaking

" Dewan Komisaris PT.Piliang intermaya Media Beserta Wartawan/ i JurnalisSumbar mengucapkan " Selamat Ramadhan 1447 | 2026"

Sunday, May 24, 2026

Bakar Semangat, Waka Polda PBD: Tujuh Atlet Muda Berangkat dan Lolos Terpilih Menuju Seleksi Timnas Futsal U-17



Sorong Kota PBD (23/05/26) - Kepolisian Daerah Papua Barat Daya memberikan dukungan kepada tujuh atlet futsal U-17 asal Papua Barat Daya yang akan mengikuti seleksi Tim Nasional Futsal Indonesia U-17 Wilayah Timur di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 26–29 Mei 2026.

Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Wakapolda Papua Barat Daya, Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa, dalam kegiatan pelepasan atlet di Hotel Waigo, Kota Sorong, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Barat Daya Bernadus Asmuruf yang mewakili Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, Ketua AFP Papua Barat Daya Bartholomeus Asem, panitia, pengurus asosiasi futsal, orang tua, serta para atlet.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Papua Barat Daya memberikan penguatan mental, pesan kedisiplinan, serta dukungan perlengkapan kepada para atlet. Polda Papua Barat Daya menilai pembinaan generasi muda, termasuk melalui olahraga, membutuhkan dukungan lintas sektor agar potensi anak-anak daerah dapat berkembang hingga tingkat nasional.

“Hari ini saya berkesempatan memberikan sedikit penguatan dan sekadar nasihat buat calon peserta atlet di tingkat nasional nanti,” ujar Wakapolda Papua Barat Daya, Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa.

Wakapolda menegaskan bahwa keberhasilan tujuh atlet tersebut lolos seleksi tingkat provinsi bukan akhir dari perjuangan. Menurutnya, para atlet harus tetap fokus, menjaga disiplin, serta meningkatkan kemampuan karena seleksi nasional akan menuntut kesiapan fisik dan mental yang lebih kuat.

“Kalau kita lulus tapi tidak terpilih, berarti kita masih harus kembali untuk meningkatkan potensi kita lagi agar lebih baik,” katanya.

Ia juga mengingatkan para atlet agar menjaga kesehatan menjelang keberangkatan ke Makassar. Wakapolda meminta para atlet menghindari aktivitas yang dapat mengganggu kondisi fisik dan merugikan peluang mereka dalam mengikuti seleksi nasional.

“Saya pesan yang pertama, jaga kesehatan. Hindari hal-hal yang kemudian nanti dapat merugikan kalian dalam mengikuti seleksi ini,” tegasnya.

Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa menyampaikan bahwa tujuh atlet tersebut membawa nama baik Papua Barat Daya. Karena itu, ia mendorong para atlet untuk berjuang maksimal, tampil percaya diri, dan menunjukkan kualitas terbaik selama proses seleksi.

“Pertaruhan kalian harus sampai titik darah penghabisan. Kalian harus berjuang sekuat tenaga, tujuh yang berangkat, tujuh yang lolos terpilih,” ujarnya.

Selain kedisiplinan dan kerja keras, Wakapolda juga meminta para atlet tetap mengandalkan doa sesuai keyakinan masing-masing. Ia menilai prestasi harus dibangun melalui usaha, mental yang kuat, kesehatan, serta spiritualitas.

“Yang Nasrani sempatkan waktu untuk berdoa, yang Muslim juga sholat lima waktu harus jalan, biar apa yang kita kerjakan ini Tuhan ada sama-sama dengan kalian,” tutupnya.

Tujuh atlet futsal U-17 Papua Barat Daya tersebut sebelumnya lolos seleksi tingkat provinsi pada 19 April 2026. Mereka terpilih dari sekitar 70 peserta asal enam kabupaten/kota di Papua Barat Daya setelah mengikuti seleksi yang dipantau langsung Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto.

Ketua AFP Papua Barat Daya, Bartholomeus Asem, menyampaikan bahwa keberangkatan tujuh atlet ke Makassar menjadi momentum penting bagi pembinaan futsal usia muda di Papua Barat Daya. Ia menyebut kuota tersebut diperoleh berdasarkan rekomendasi langsung dari tim seleksi nasional.

“Hasil seleksi bulan April lalu akhirnya kita bisa mendapatkan kuota, yang mana ini merupakan rekomendasi langsung dari Coach Hector,” ujar Bartholomeus.

Bartholomeus juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, khususnya Gubernur Elisa Kambu, atas dukungan terhadap agenda pembinaan futsal di daerah.

“Sekali lagi saya sampaikan terima kasih kepada Gubernur Papua Barat Daya yang telah mensupport kami dalam menyukseskan semua agenda seleksi kali ini,” katanya.

Ia berharap para atlet tetap rendah hati, disiplin, dan fokus meningkatkan kemampuan. AFP Papua Barat Daya berharap para atlet yang berangkat dapat memberikan hasil terbaik dan membuka peluang keterwakilan Papua Barat Daya dalam skuad Timnas Futsal Indonesia U-17.

“Harapan kami kalau bisa semua lolos ke tingkat nasional, atau minimal ada keterwakilan,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, dalam sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Barat Daya Bernadus Asmuruf, menegaskan bahwa keberhasilan tujuh atlet tersebut merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar.

“Keberhasilan kalian lolos dalam seleksi ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar,” kata Elisa.

Gubernur menilai pembinaan olahraga usia muda merupakan bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia di Papua Barat Daya. Olahraga tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, sportivitas, kerja sama, dan mental juang.

“Tunjukkan bahwa anak-anak Papua Barat Daya mampu bersaing, berprestasi, dan membawa kebanggaan bagi daerah di tingkat regional maupun nasional,” ujarnya.

Adapun tujuh atlet yang akan mengikuti seleksi Timnas Futsal Indonesia U-17 Wilayah Timur di Makassar yakni Jordan Matias Baho, M. Helwa Aby Putra, Jendry A. Howay, Roy Brian Salosa, Otto Geisler Way, Issak Jitmau, dan Geomorgan M. Kareth.

Polda Papua Barat Daya berharap dukungan yang diberikan dapat memperkuat semangat dan kesiapan para atlet muda dalam menghadapi seleksi nasional. Keikutsertaan mereka di Makassar menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendorong talenta olahraga Papua Barat Daya agar mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional.

Kombes Pol. Semmy Ronny Thabaa, S.E. menyampaikan bahwa tujuh atlet tersebut membawa nama baik Papua Barat Daya. Karena itu, ia mendorong para atlet untuk berjuang maksimal, tampil percaya diri, dan menunjukkan kualitas terbaik selama proses seleksi.

“Pertaruhan kalian harus sampai titik darah penghabisan. Kalian harus berjuang sekuat tenaga, tujuh yang berangkat, tujuh yang lolos terpilih,” ujarnya.

Selain kedisiplinan dan kerja keras, Wakapolda Kombes Pol. Semmy Ronny Thabaa, S.E juga meminta para atlet tetap mengandalkan doa sesuai keyakinan masing-masing. Ia menilai prestasi harus dibangun melalui usaha, mental yang kuat, kesehatan, serta spiritualitas.

“Yang Nasrani sempatkan waktu untuk berdoa, yang Muslim juga sholat lima waktu harus jalan, biar apa yang kita kerjakan ini Tuhan ada sama-sama dengan kalian,” tutupnya.

Tujuh atlet futsal U-17 Papua Barat Daya tersebut sebelumnya lolos seleksi tingkat provinsi pada 19 April 2026. Mereka terpilih dari sekitar 70 peserta asal enam kabupaten dan kota di Papua Barat Daya setelah mengikuti seleksi yang dipantau langsung Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto.

Ketua AFP Papua Barat Daya, Bartholomeus Asem, menyampaikan bahwa keberangkatan tujuh atlet ke Makassar menjadi momentum penting bagi pembinaan futsal usia muda di Papua Barat Daya. Ia menyebut kuota tersebut diperoleh berdasarkan rekomendasi langsung dari tim seleksi nasional.

“Hasil seleksi bulan April lalu akhirnya kita bisa mendapatkan kuota, yang mana ini merupakan rekomendasi langsung dari Coach Hector,” ujar Bartholomeus.

Bartholomeus juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, khususnya Gubernur Elisa Kambu, atas dukungan terhadap agenda pembinaan futsal di daerah.

“Sekali lagi saya sampaikan terima kasih kepada Gubernur Papua Barat Daya yang telah mensupport kami dalam menyukseskan semua agenda seleksi kali ini,” katanya.

Ia berharap para atlet tetap rendah hati, disiplin, dan fokus meningkatkan kemampuan. AFP Papua Barat Daya berharap para atlet yang berangkat dapat memberikan hasil terbaik dan membuka peluang keterwakilan Papua Barat Daya dalam skuad Timnas Futsal Indonesia U-17.

“Harapan kami kalau bisa semua lolos ke tingkat nasional, atau minimal ada keterwakilan,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, dalam sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Barat Daya Bernadus Asmuruf, menegaskan bahwa keberhasilan tujuh atlet tersebut merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar.

“Keberhasilan kalian lolos dalam seleksi ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar,” kata Elisa.

Gubernur menilai pembinaan olahraga usia muda merupakan bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia di Papua Barat Daya. Olahraga tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, sportivitas, kerja sama, dan mental juang.

“Tunjukkan bahwa anak-anak Papua Barat Daya mampu bersaing, berprestasi, dan membawa kebanggaan bagi daerah di tingkat regional maupun nasional,” ujarnya.

Adapun tujuh atlet yang akan mengikuti seleksi Timnas Futsal Indonesia U-17 Wilayah Timur di Makassar yakni Jordan Matias Baho, M. Helwa Aby Putra, Jendry A. Howay, Roy Brian Salosa, Otto Geisler Way, Issak Jitmau, dan Geomorgan M. Kareth.

Polda Papua Barat Daya berharap dukungan yang diberikan dapat memperkuat semangat dan kesiapan para atlet muda dalam menghadapi seleksi nasional. Keikutsertaan mereka di Makassar menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendorong talenta olahraga Papua Barat Daya agar mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional.


(Tim/Red)

No comments:

Post a Comment

Kota Padang



"Prakiraan Cuaca Sabtu 24 Januari 2026"




"BOFET HARAPAN PERI"



SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS