Oleh : 1.Suhailah Meilani, 2Annisa Rahmanrannisa895@gmail.com suhailahmeilani429@gmail.com
Mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Universitas Negri Sultan Thaha Saifuddin Jambi abstract
Abstrak
The data were analyzed using R software with classical assumption tests including normality, multicollinearity, heteroscedasticity, and autocorrelation.
The results indicate that the regression model satisfies all classical assumptions and is appropriate for use. Both simultaneously and partially, the variables of assets, liabilities, and selling expenses have a negative effect on profit. This implies that increases in these variables may lead to a decline in profit; therefore, companies need to improve the efficiency of asset management, control liabilities, and reduce selling expenses to enhance financial performance.Keywords: profit (loss), total assets, total liabilities, selling expenses, multiple linear regression, financial performance Abstrak Data dianalisis menggunakan software R dengan uji asumsi klasik yang meliputi normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa model regresi telah memenuhi seluruh asumsi klasik dan layak digunakan. Secara simultan dan parsial, variabel aset, liabilitas, dan beban penjualan berpengaruh terhadap laba dengan arah negatif.
Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan ketiga variabel tersebut dapat menurunkan laba, sehingga perusahaan perlu meningkatkan efisiensi pengelolaan aset, mengendalikan liabilitas, dan menekan beban penjualan untuk meningkatkan kinerja keuangan.Kata kunci: laba (rugi), jumlah aset, jumlah liabilitas, beban penjualan, regresi linear berganda, kinerja keuanganpendahuluwanLaba merupakan salah satu indikator utama yang digunakan untuk menilai kinerja keuangan suatu perusahaan. Laba tidak hanya menunjukkan hasil akhir dari aktivitas operasional perusahaan, tetapi juga mencerminkan efektivitas manajemen dalam mengelola sumber daya yang dimiliki. Informasi laba sangat penting bagi berbagai pihak, seperti investor, kreditor, dan manajemen, karena digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan ekonomi. Perusahaan yang mampu menghasilkan laba secara konsisten cenderung memiliki kinerja yang baik dan prospek yang positif di masa depan. Oleh karena itu, analisis terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi laba menjadi sangat penting dalam kajian akuntansi dan keuangan. Hal ini didukung oleh penelitian yang menyatakan bahwa kinerja keuangan perusahaan dapat dilihat dari kemampuan dalam menghasilkan laba berdasarkan pengelolaan aset dan kewajiban perusahaan(Nisa et al., 2024a)Dalam upaya meningkatkan laba, perusahaan harus mampu mengelola sumber daya yang dimiliki secara optimal. Salah satu sumber daya utama tersebut adalah aset. Aset merupakan seluruh kekayaan yang dimiliki perusahaan yang digunakan untuk menjalankan aktivitas operasional. Aset yang besar mencerminkan kapasitas perusahaan dalam menghasilkan pendapatan. Namun, besarnya aset saja tidak cukup, melainkan harus diimbangi dengan pengelolaan yang efisien agar dapat menghasilkan laba yang maksimal. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa total aset memiliki pengaruh positif terhadap laba bersih perusahaan karena semakin besar aset, semakin besar pula peluang perusahaan dalam meningkatkan pendapatan (Nisa et al., 2024b)Selain aset, faktor lain yang tidak kalah penting dalam mempengaruhi laba adalah liabilitas. Liabilitas merupakan kewajiban perusahaan yang timbul akibat transaksi masa lalu dan harus diselesaikan di masa depan. Dalam praktiknya, liabilitas sering digunakan sebagai sumber pendanaan untuk mendukung kegiatan operasional dan ekspansi perusahaan. Penggunaan liabilitas yang tepat dapat meningkatkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba melalui efek leverage.
Namun, jika penggunaan liabilitas terlalu tinggi, maka dapat meningkatkan risiko keuangan dan menambah beban bunga yang pada akhirnya menekan laba perusahaan.
Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan liabilitas harus dilakukan secara hati-hati agar tidak berdampak negatif terhadap kinerja keuangan (Muhammad Daffa Mahendra et al., 2025)Di sisi lain, beban operasional juga merupakan faktor penting yang mempengaruhi laba perusahaan. Beban operasional mencakup seluruh biaya yang dikeluarkan perusahaan dalam menjalankan kegiatan usaha sehari-hari, seperti beban penjualan, beban administrasi, dan biaya lainnya. Efisiensi dalam pengelolaan beban operasional sangat menentukan tingkat laba yang dihasilkan.
Jika beban operasional meningkat tanpa diimbangi dengan peningkatan pendapatan, maka laba perusahaan akan mengalami penurunan. Sebaliknya, pengelolaan beban operasional yang efisien dapat meningkatkan profitabilitas perusahaan. Penelitian menunjukkan bahwa beban operasional memiliki pengaruh negatif terhadap laba bersih (Gunawan et al., 2024)Selain ketiga faktor tersebut, struktur keuangan perusahaan juga memiliki peran penting dalam menentukan pertumbuhan laba. Struktur keuangan mencerminkan bagaimana perusahaan membiayai asetnya, baik melalui modal sendiri maupun utang. Struktur keuangan yang seimbang dapat meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya dan mengoptimalkan kinerja perusahaan. Perusahaan yang mampu mengelola struktur keuangannya dengan baik cenderung memiliki tingkat pertumbuhan laba yang lebih stabil. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa leverage dan ukuran perusahaan berpengaruh terhadap pertumbuhan laba (Pati et al., 2025)Lebih lanjut, struktur aset dan tingkat profitabilitas juga turut mempengaruhi kebijakan keuangan perusahaan. Struktur aset yang baik dapat mendukung kelancaran operasional perusahaan serta meningkatkan kemampuan dalam menghasilkan laba. Selain itu, profitabilitas yang tinggi mencerminkan kemampuan perusahaan dalam memanfaatkan sumber daya secara efektif. Penelitian menunjukkan bahwa struktur aset memiliki hubungan dengan kinerja keuangan perusahaan dan berkontribusi dalam meningkatkan laba (Alvin Aisyah Rahmah & Anwar Hariyono, 2025)
Meskipun berbagai penelitian telah dilakukan untuk menganalisis pengaruh aset, liabilitas, dan beban operasional terhadap laba, namun masih terdapat perbedaan hasil penelitian (research gap). Beberapa penelitian menunjukkan bahwa variabel-variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap laba, sementara penelitian lainnya menunjukkan hasil yang tidak konsisten.
Perbedaan ini dapat disebabkan oleh perbedaan objek penelitian, periode penelitian, serta metode analisis yang digunakan. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menguji kembali hubungan antara variabel-variabel tersebut terhadap laba perusahaan.
Berdasarkan uraian tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah aset, jumlah liabilitas, dan beban operasional terhadap laba (rugi) pada perusahaan PT Mahaka Media Tbk. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini meliputi variabel dependen yaitu laba (rugi), serta variabel independen yang terdiri dari jumlah aset, jumlah liabilitas, dan beban operasional.
Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu akuntansi dan keuangan serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya.
TINJAUAN PUSTAKA
Teori LabaLaba merupakan selisih antara pendapatan dan beban dalam suatu periode yang digunakan sebagai indikator utama kinerja keuangan perusahaan. Laba mencerminkan kemampuan manajemen dalam mengelola sumber daya secara efektif dan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan ekonomi oleh investor maupun pihak internal perusahaan. Selain itu, laba terdiri dari beberapa jenis, yaitu laba kotor, laba operasional, dan laba bersih, yang masing-masing memberikan gambaran berbeda mengenai kinerja perusahaan. Penelitian menunjukkan bahwa laba memiliki peran penting dalam menilai kinerja dan prospek Perusahaan (Saferiya et al., 2024)Aset dan LabaAset merupakan sumber daya ekonomi yang dimiliki perusahaan yang digunakan untuk mendukung kegiatan operasional dan menghasilkan pendapatan. Semakin besar dan efektif pengelolaan aset, maka semakin besar pula potensi perusahaan dalam menghasilkan laba.
Hal ini sejalan dengan teori Resource-Based View (RBV) yang menyatakan bahwa keunggulan perusahaan berasal dari kemampuan mengelola sumber daya secara optimal. Penelitian menunjukkan bahwa aset berpengaruh terhadap laba Perusahaan (Nisa et al., 2024c)Beban Penjualan dan LabaBeban penjualan merupakan bagian dari beban operasional yang digunakan untuk mendukung aktivitas pemasaran dan distribusi.
Peningkatan beban penjualan yang tidak diimbangi dengan peningkatan pendapatan akan menurunkan laba perusahaan. Oleh karena itu, efisiensi dalam pengelolaan biaya operasional sangat penting untuk meningkatkan profitabilitas perusahaan.
METODOLOGI PENELITIAN
Jenis Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Pendekatan kuantitatif digunakan karena data yang dianalisis berupa angka-angka yang diolah secara statistik untuk menguji hipotesis yang telah dirumuskan.
Penelitian asosiatif bertujuan untuk mengetahui hubungan serta pengaruh antara variabel independen, yaitu aset, liabilitas, dan beban penjualan, terhadap variabel dependen yaitu laba perusahaan.
Melalui pendekatan ini, dapat diketahui seberapa besar kontribusi masing-masing variabel dalam mempengaruhi laba Perusahaan.Objek PenelitianObjek dalam penelitian ini adalah perusahaan PT Mahaka Media Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.Periode penelitian yang digunakan adalah tahun 2022–2025. Pemilihan periode ini didasarkan pada ketersediaan data laporan keuangan terbaru yang dapat mencerminkan kondisi kinerja perusahaan secara aktual.Jenis dan Sumber DataJenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, yaitu data yang diperoleh secara tidak langsung melalui media perantara.Sumber data berasal dari:• Laporan keuangan tahunan perusahaan • Publikasi resmi Bursa Efek Indonesia • Website resmi perusahaan Data yang digunakan meliputi informasi mengenai laba, total aset, total liabilitas, dan beban penjualan.Definisi Operasional VariabelDefinisi operasional variabel digunakan untuk memberikan batasan yang jelas mengenai variabel yang diteliti sehingga dapat diukur secara kuantitatif.
Teknik Analisis Data Analisis data dilakukan dengan menggunakan bantuan software R untuk menguji hubungan antara variabel independen dan dependen. Statistik Deskriptif Analisis statistik deskriptif digunakan untuk memberikan gambaran umum mengenai data penelitian, seperti nilai rata-rata (mean), nilai minimum, maksimum, dan standar deviasi dari masing-masing variabel.
Uji NormalitasUji normalitas bertujuan untuk mengetahui apakah data residual berdistribusi normal.
Model yang baik adalah yang memiliki distribusi normal. Uji normalitas digunakan untuk memastikan bahwa distribusi residual dalam model regresi mengikuti distribusi normal.
Hal ini penting karena banyak metode statistik dalam regresi bergantung pada asumsi normalitas untuk menghasilkan estimasi yang akurat dan dapat dipercaya(Setya Budi et al., 2024)b. Uji Multikolinearitas Uji multikolinearitas bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antar variabel independen.
Model yang baik tidak mengandung multi kolinearitas.
Penelitian ini membahas bagaimana multikolinearitas dalam regresi dapat menyebabkan ketidakstabilan model, sehingga digunakan metode Principal Component Regression (PCR) untuk mengatasinya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik ini efektif dalam memperbaiki model regresi sehingga hasil analisis menjadi lebih akurat dan reliabel (Ningrum et al., 2025)
c. Uji HeteroskedastisitasUji ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat ketidaksamaan varians residual. Model yang baik adalah yang tidak mengalami heteroskedastisitas. Penelitian ini menjelaskan bahwa heteroskedastisitas terjadi ketika varians error tidak konstan dalam model regresi, sehingga melanggar asumsi klasik. Untuk mendeteksinya digunakan uji Park dan Breusch-Pagan-Godfrey, di mana uji Breusch-Pagan dinilai lebih efektif dalam mengidentifikasi masalah heteroskedastisitas pada data regresi (Andriani, 2017)Analisis Regresi Linear BergandaAnalisis regresi linear berganda digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen.𝑌 = 𝛽0 + 𝛽1𝑋1 + 𝛽2𝑋2 + 𝛽3𝑋3 + 𝜖Keterangan:• 𝑌= Laba • 𝑋1= Aset • 𝑋2= Liabilitas • 𝑋3= Beban • 𝛽0= Konstanta • 𝛽1, 𝛽2, 𝛽3= Koefisien regresi • 𝜖= Error Manfaat penelitian Hasil Uji Asumsi KlasikUji NormalitasUji normalitas dilakukan untuk mengetahui apakah data residual dalam model regresi berdistribusi normal. Pengujian dilakukan menggunakan uji Shapiro-Wilk.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai signifikansi (p-value) sebesar 0,200 > 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa data residual berdistribusi normal.
Dengan demikian, asumsi normalitas dalam model regresi telah terpenuhi.Uji Multikolinearitas
Uji multikolinearitas bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat korelasi antar variabel independen dalam model regresi. Pengujian dilakukan dengan melihat nilai Variance Inflation Factor (VIF).Hasil pengujian menunjukkan bahwa:➢ Nilai VIF variabel aset sebesar 2,10➢ Nilai VIF variabel liabilitas sebesar 2,75➢ Nilai VIF variabel beban penjualan sebesar 1,85Seluruh nilai VIF < 10, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi multikolinearitas dalam model regresi. Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat ketidaksamaan varians residual dalam model regresi. Pengujian dilakukan menggunakan uji Glejser.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai signifikansi masing-masing variabel independen lebih besar dari 0,05, yaitu:* Aset = 0,312* Liabilitas = 0,421* Beban penjualan = 0,287Uji AutokorelasiBerdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa model regresi yang digunakan dalam penelitian ini telah memenuhi asumsi klasik, khususnya terbebas dari masalah autokorelasi berdasarkan uji Breusch-Godfrey. Hal ini menunjukkan bahwa model yang digunakan sudah layak dan dapat memberikan hasil estimasi yang dapat dipercaya.Selanjutnya, hasil pengujian menunjukkan bahwa jumlah aset, jumlah liabilitas, dan beban penjualan memiliki pengaruh negatif terhadap laba (rugi) perusahaan. Kondisi ini mengindikasikan bahwa peningkatan pada variabel-variabel tersebut justru cenderung menurunkan laba, yang kemungkinan disebabkan oleh kurang optimalnya pemanfaatan aset, tingginya beban kewajiban perusahaan, serta besarnya biaya operasional khususnya pada beban penjualan.Dengan demikian, perusahaan diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan aset, mengendalikan tingkat liabilitas, serta menekan beban penjualan agar kinerja keuangan, khususnya laba, dapat meningkat secara optimal. Hasil penelitian ini juga dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen dan pihak terkait dalam pengambilan keputusan yang lebih efektif di masa mendatang.KesimpulanBerdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa variabel jumlah aset, jumlah liabilitas, dan beban penjualan memiliki pengaruh terhadap laba (rugi) perusahaan pada PT Mahaka Media Tbk periode 2022–2025. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berperan dalam menentukan tingkat laba yang dihasilkan perusahaan.Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh variabel independen, yaitu aset, liabilitas, dan beban penjualan, cenderung memberikan pengaruh negatif terhadap laba perusahaan. Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan aset yang tidak diimbangi dengan pengelolaan yang optimal, tingginya liabilitas yang menambah beban keuangan, serta besarnya beban penjualan dapat menyebabkan penurunan laba perusahaan.Selain itu, model regresi yang digunakan dalam penelitian ini telah memenuhi uji asumsi klasik, meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi, sehingga model dinyatakan layak dan hasil penelitian dapat dipercaya.Dengan demikian, perusahaan perlu meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan aset, mengendalikan tingkat liabilitas, serta menekan beban penjualan agar dapat meningkatkan kinerja keuangan, khususnya dalam menghasilkan laba. Penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya serta bahan pertimbangan bagi manajemen dalam pengambilan keputusan keuangan yang lebih efektif.Daftar pusakaAlvin Aisyah Rahmah, & Anwar Hariyono. (2025). Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, dan Struktur Aset terhadap Struktur Modal. Jurnal Ilmiah Ekonomi, Akuntansi, Dan Pajak, 2(4), 137–152. https://doi.org/10.61132/jieap.v2i4.1835Andriani, S. (2017). Uji Park Dan Uji Breusch Pagan Godfrey Dalam Pendeteksian Heteroskedastisitas Pada Analisis Regresi. Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika, 8(1), 63–72. https://doi.org/10.24042/ajpm.v8i1.1014Gunawan, S., Khairiyani, & Elvia Zahara, A. (2024). PENGARUH CURRENT ASSETS, SALES DAN LIABILITAS TERHADAP LABA BERSIH PADA PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2019-2022. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi Dan Bisnis, 3(1), 23–38. https://doi.org/10.51903/jimeb.v3i1.694Muhammad Daffa Mahendra, Ratnaningrum Ratnaningrum, Eni Endaryati, & Sukemi Kamto Sudibyo. (2025). Pengaruh Total Aset dan Ekuitas Terhadap Laba Bersih Dengan Liabilitas Sebagai Variabel Moderator pada Perusahaan Consumer Goods. Jurnal Manajemen Informatika & Teknologi, 5(2), 380–397. https://doi.org/10.51903/02mx1r59Ningrum, S. H. P., Hisan, K., Ramdhani, T. P., Luzianawati, L., Zindawi, M. D. R., & Harsyiah, L. (2025). Regresi Komponen Utama dalam Mengatasi Multikolinieritas pada Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Inflasi di Indonesia. Indonesian Journal of Applied Statistics and Data Science, 2(1), 34–43. https://doi.org/10.29303/ijasds.v2i1.5827Nisa, A., Yulianisa, D., -, M., Pramudiah, I., & Saputra, O. (2024a). Pengaruh Aset, Ekuitas, Dan Liabilitas Terhadap Laba Perusahaan Sub Sektor Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2022. Journal Development, 12(1), 89–102. https://doi.org/10.53978/jd.v12i1.389Nisa, A., Yulianisa, D., -, M., Pramudiah, I., & Saputra, O. (2024b). Pengaruh Aset, Ekuitas, Dan Liabilitas Terhadap Laba Perusahaan Sub Sektor Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2022. Journal Development, 12(1), 89–102. https://doi.org/10.53978/jd.v12i1.389Nisa, A., Yulianisa, D., -, M., Pramudiah, I., & Saputra, O. (2024c). Pengaruh Aset, Ekuitas, Dan Liabilitas Terhadap Laba Perusahaan Sub Sektor Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2022. Journal Development, 12(1), 89–102. https://doi.org/10.53978/jd.v12i1.389Pati, S., Nurlia, N., & Juwari, J. (2025). PENGARUH LIKUIDITAS, LEVERAGE, PROFITABILITAS, AKTIVITAS, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PERTUMBUHAN LABA. Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING), 8(1), 230–243. https://doi.org/10.31539/costing.v8i1.14004Saferiya, V., Herman Darwis, & Zainuddin. (2024). Determinan Manajemen Laba (Studi Empiris di Bursa Efek Indonesia). Jurnal Riset Akuntansi Dan Auditing, 11(1), 11–28. https://doi.org/10.55963/jraa.v11i1.622Setya Budi, A. D. A., Septiana, L., & Panji Mahendra, B. E. (2024). Memahami Asumsi Klasik dalam Analisis Statistik: Sebuah Kajian Mendalam tentang Multikolinearitas, Heterokedastisitas, dan Autokorelasi dalam Penelitian. Jurnal Multidisiplin West Science, 3(01), 01–11. https://doi.org/10.58812/jmws.v3i01.878






No comments:
Post a Comment