Ketua panitia pelaksana DR Hamdi Rifai menyimpulkan bahwa Momentum ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan peran ranah dan rantau sebagai wadah komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan perantau dalam mewujudkan masyarakat adil dan makmur.
Hamdi mengajak Pengurus untuk mendukung program ketua IKPM kota Padang Fadel Agus tiga tahun kedepan, untuk para perantau agar bisa berbuat untuk kemajuan pendidikan di Muaro Paneh, Tidak boleh warga Muaro Paneh yang putus sekolah dan tidak mengecap pendidikan perkuliahan, karena pendidikan merupakan pintu gerbang memberantas kebodohan dan kemiskinan.
Untuk mendorong program pendidikan kita bekerjasama dengan nagari untuk menyalurkan beasiswa dan informasi informasi perkuliahan dan informasi lowongan kerja.
Dia menyampaikan bahwa program sosial dan program pendidikan sudah dilaksanakan selama ini seperti pengajian, arisan keluarga IKPM Padang secara menyeluruh sejak sesepuh pengurus IKPM kota Padang berdiri.
Kita sedang menyusun rencana persiapan pandam perkuburan warga IKPM kota Padang untuk menempatkan satu kawasan pandam perkuburan warga Muaro Paneh Solok agar terhubung dalam satu wadah kekeluargaan
Untuk pembangunan daerah tak hanya soal fisik dan ekonomi semata, tetapi juga pelestarian budaya dan etika sosial yang menjadi kekuatan masyarakat Muaro Paneh di Perantauan
Kegiatan ini juga dapat perhatian positif dari pemerintah kabupaten Solok dimana wali nagari Muaro Paneh hadir, dan kepala dinas pendidikan kabupaten Solok juga hadir mewakili pemerintah daerah. Serta urang sumando Muaro Paneh juga hadir dalam agenda bersilaturahmi bersama warga IKPM yang ada dikota Padang
Dan mengucapkan terima kasih atas perhatian beserta pengurus lainnya yang sudah sukses menyandang gelar profesor seperti Prof Roza Linda ahli dibidang ilmu ekonomi syari'ah sebagai dunsanak kita yang berasal dari Muaro Paneh.
Hamdi juga menegaskan bahwa keterlibatan perantau sangat vital dalam mempercepat pembangunan di kampung halaman, mulai dari sektor pendidikan, ekonomi kreatif, hingga pelestarian budaya daerah.





No comments:
Post a Comment