Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Hukum Universitas Andalas (IKA FHUA) kembali menetapkan Dr. Prim Hariyadi sebagai Ketua Umum secara aklamasi dalam Musyawarah Besar (Mubes) 2026 yang digelar pada Minggu (19/4/2026).Panduan Kota & Daerah
“Kita tetapkan Dr. Prim Haryadi, SH, MH sebagai Ketua IKA FHUA periode 2026-2030,” kata Pimpinan Sidang Pleno, Ilhamdi Taufik, SH yang didampingi anggota Wilson Saputra, SH, MH, dan Dr. Charles Simabura, SH, MH sambil ketok palu.
Sebelumnya, Prim Haryadi menyampaikan laporan pertanggungjawabannya dihadapan peserta Mubes. Banyak kegiatan yang telah dilakukan, seperti seminar, lokakarya hingga bimtek bersama Mahkamah Konstitusi diikuti lebih kurang 100 alumni.
Ketetapan itu berdasarkan Keputusan dalam sidang pleno yang berlangsung di Aula Jalan Pancasila No.10, Padang. Seluruh peserta forum menyepakati Dr. Prim Hariyadi melanjutkan kepemimpinan untuk periode berikutnya.
Sebelumnya, musyawarah diawali dengan pembentukan pimpinan sidang. Forum lalu menetapkan lima pimpinan sidang tetap, yakni Ilhamdi Taufik, Charlez Simabura, Wilson Saputra, Lusda Sunarty, dan Anneka Yosihilma.
Setelah itu, peserta membahas tata tertib, laporan pertanggungjawaban pengurus, hingga agenda pemilihan ketua umum. Selanjutnya, forum secara bulat memilih kembali Dr. Prim Hariyadi.
“Saya sebenarnya ingin ada kaderisasi. Tetapi para senior meminta saya tetap memimpin untuk melanjutkan program-program yang sudah berjalan,” ujar Dr. Prim Hariyadi.
Menurutnya, salah satu target utama kepengurusan mendatang ialah menghadirkan sekretariat permanen milik organisasi. Saat ini, IKA FHUA masih menggunakan kantor sewa.
“Kalau bisa periode ke depan kita memiliki sekretariat sendiri atas nama organisasi,” katanya.
Selain itu, ia menilai kondisi keuangan organisasi berada dalam keadaan sehat. Dana kas saat ini disebut mencapai ratusan juta rupiah. Dukungan alumni untuk pelaksanaan Mubes dan Halal Bihalal juga menembus ratusan juta rupiah.
Karena itu, kondisi tersebut dinilai menjadi modal kuat untuk mewujudkan sekretariat permanen bagi IKA FHUA.
Di sisi lain, Dr. Prim Hariyadi juga menyoroti besarnya potensi alumni Fakultas Hukum Universitas Andalas yang tersebar di berbagai sektor strategis nasional.
Saat ini, alumni FHUA banyak berkiprah di lembaga penegak hukum, perbankan, BUMN, hingga pemerintahan. Bahkan, sejumlah alumni menduduki posisi penting di Mahkamah Konstitusi, Komisi Yudisial, dan Mahkamah Agung Republik Indonesia.
Sementara itu, Dr. Prim Hariyadi kini menjabat Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung Republik Indonesia. Ia menegaskan alumni FHUA memiliki kontribusi nyata bagi pembangunan negara hukum dan kemajuan bangsa.
Terpilihnya kembali Dr. Prim Hariyadi diharapkan mampu memperkuat soliditas alumni identitas sebagai kampus terbaik untuk meningkatkan kontribusi kepada almamater, serta memperluas peran organisasi di tengah masyarakat.
Padang kesempatan itu, Rektor Universitas Andalas Efa Yonnedi memberikan apresiasi pada alumni FHUA. Kontribusi alumni untuk almamater tak perlu diragukan. Ikatan alumni ini menjadi jembatan antara kampus dan para alumninya.
“Melalui kegiatan ini dapat melanjutkan program-program yang membangun kegiatan universitas melalui kiprah alumninya. Almamater yang sukses itu dapat dilihat dari alumninya yang berkiprah memberikan dampak untuk bangsa dan negara,” katanya.
Efa mengatakan, Unand bertekat menjadi kampus yang ketermuka di Indonesia serta bermartabat, tidak hanya menguasai sains serta teknologi namun juga memiliki integiritas.
“Di sinilah peran FHUA yang telah menjadi fakultas hukum terkemuka di Indonesia, alumninya banyak yang berkiprah di bidang hukum dan ini tentu diharapkan alumni-alumni kita semakin meningkatkan peran profesionalnya dan juga sosialnya,” tutupnya
#02





No comments:
Post a Comment