Ramadhan 1447 H menjadi momen keberkahan bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang. Pasalnya, ada dua pencapaian luar biasa yang diperoleh oleh perusahaan pelat merah milik Pemko Padang itu.
Pertama, Perumda AM Padang mengantongi sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Kedua, dalam memaksimalkan pelayanan, Perumda AM Padang meluncurkan Call Center 1500030. Call Center ini nantinya akan menjawab keluhan pelanggan terkait layanan.
Penyerahan sertifikat halal dari BPJPH dan peresmian call center dihadiri langsung oleh Kuasa Pemilik Modal (KPM) sekaligus Walikota Padang, Fadly Amran, jajaran direksi serta dewan pengawas, Kamis (5/3/2026) siang di kantor Pusat Perumda AM Padang.
Direktur Utama Perumda AM Padang, Hendra Pebrizal mengatakan, Perumda AM Padang menjadi PDAM satu-satunya di Sumatera yang telah mengantongi sertifikat halal di Indonesia.
“Kita satu-satunya PDAM di Sumatera yang baru mendapat sertifikat dan label halal untuk produk air minum. Ini sebuah pencapaian dan kebanggan serta bisa menjadi contoh bagi perusahaan sejenis,” ujar Hendra Pebrizal.
Ia menambahkan, sertifikat halal yang diperoleh sejalan dengan program pemerintah dalam menciptakan UMKM naik kelas dan halal.
Hendra menjelaskan, tidak mudah untuk bisa mendapat sertifikasi halal dari BPJPH. Setidaknya membutuhkan waktu sekitar 4 bulan untuk pengujian dan aspek lain dalam menentukan layak atau tidaknya mendapat label halal.
“BPJPH melakukan pengecekan di 15 sumber air, sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk sertifikasi,” cetusnya.
Di bagian lain, Dirut mengatakan, Perumda AM Padang telah memiliki call enter 1500030 yang beroperasi selama hari kerja. Selain call center Perumda AM Padang juga punya aplikasi Kaba Aia uang terkoneksi dengan media sosial, sehingga petugas bisa menjawab keluhan pelanggan.
“Saat ini sekitar 80 persen pelanggan sudah membayar tagihan melalui e-commerce dan layanan online banknya yang bekerja sama. Artinya, hanya 20 persen pelanggan saja yang atang ke kantor untuk membayar tagihan air,” terang Hendra Pebrizal.
Ia juga menjelaskan terkait perkembangan pasca banjir badnang yang terjadi beberapa bulan lalu. Hendra menyebut, saat ini pelayanan Perumda AM Padang Suah 99,9 persen.
Meski begitu tercatat sekitar 141 yang belum mendapat pasokan udara. Sebagai bentuk tanggung jawab, Perumda AM Padang tetap menyuplai air minum melalui mobil tangki dengan sumber air dari IPA Palukahan dan IPA Sikayan.
Di tempat yang sama, Kepala BPJPH Sumbar, Riau Kepri dan Jambi Ikrar Abdi menjelaskan, jika BPJPH memfasilitasi pelaku UMKM dan usaha mikro kecil untuk mendapatkan sertifikat dan label halal.
"Air yang agak sulit untuk mempromosikan produk halal, saat ini Kota Padang telah memilikinya. Untuk itu tidak ada alasan bagi pelaku UMKM untuk naik kelas, karena Perumda AM Padang telah menjamin kehalalan air bagi pelanggan dan masyarakat," ungkapnya.
Harus Mampu Menjawab Tantangan
Walikota Padang mengapresiasi dua pencapaian Perumda AM, apalagi saat ini menjadi yang pertama mencetuskan produk air halal di Sumatera.
“Mudah-mudahan di ikuti oleh proses dan cara kerja sehingga menjadi penunjang bagi UMKM dan usaha mikro untuk baik kelas,” ungkapnya.
Wako juga memuji fasilitas call center 1500030 yang baru saja di launching. Ia menilai profesionalitas menjadi kunci utama dalam pelayanan.
“Dengan hadirnya call center premium ini diharapkan bisa menjadi penunjang dalam menghadirkan pelayanan prima. Selain itu, sertifikasi halal sangat penting dalam mendukung Kota Padang sebagai Kota Gastronomi,” ungkap Fadly Amran.
Wako menyatakan, saat ini ekspektasi masyarakat terhadap Perumda AM Padang sangat tinggi. Untuk itu ia mengajak, jajaran direksi, dewan pengawas dan karyawan untuk dapat menjawab tantangan itu dengan kerja nyata. (






No comments:
Post a Comment