Open House di Tengah Duka: Menimbang Empati dan Silaturahmi di Rumah Bagonjong - Jurnalis Sumbar | Portal Berita

Breaking

" Dewan Komisaris PT.Piliang intermaya Media Beserta Wartawan/ i JurnalisSumbar mengucapkan " Selamat Ramadhan 1447 | 2026"

Friday, March 13, 2026

Open House di Tengah Duka: Menimbang Empati dan Silaturahmi di Rumah Bagonjong



Lebaran hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah yang diprediksi jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026 Masehi, seharusnya menjadi momen kemenangan dan kegembiraan. Namun, suasana di Sumatera Barat (Sumbar) dipastikan berbeda. Bencana alam banjir dan tanah longsor hebat yang melanda wilayah ini pada akhir Nopember 2025 lalu meninggalkan luka dalam. Ratusan rumah hancur, infrastruktur lumpuh, dan ribuan warga teraksa mengungsi. 


Di tengah duka yang belum sepenuhnya kering atau pun pulih, wacana penyelenggaraan "open house" di rumah dinas Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar mencuat. Kabar terkini menyebutkan belum ada arahan resmi dari unsur pimpinan kepada Biro Umum Setda Prov. Sumbar terkait teknis acara tersebut. 


Menyikapi hal ini, Kepala Biro Umum Pemprov Sumbar, Andre Algamar, menegaskan empati mendalam atas kondisi masyarakat, katanya ketika dikonfirmasi Kamis 12 Maret 2026, di ruang kerjanya. 

Ia (Andre Algamar) menekankan bahwa dalam perayaan Idul Fitri 1447 Hijriyah nanti, fokus utamanya adalah solidaritas. Namun, untuk menjaga tradisi silaturahmi, pintu kediaman gubernur dan wakil gubernur tetap dibuka bagi pegawai dan mitra Pemprov, terutama pada hari pertama dan satu hari setelah Sholat Idul Fitri. 


Empati Diatas Tradisi


Open house adalah ajang silaturahmi tradisional. Namun, menggelarnya secara megah dan mewah di tengah masyarakat yang sedang berduka akan mencederai rasa empati. 

Keuputusan untuk membatasi atau menyederhanakan open house adalah langkah yang bijak, kata Andre. 


Pernyataan dari birokrasi (Biro Umum) yang masih menunggu arahan menunjukkan adanya kehati-hatian, sebuah cerminan bahwa pemerintah daerah sadar akan situasi emosional masyarakat. 


Silaturahmi yang Bermakna


Silaturahmi tetap penting, terutama untuk memperkuat solidariras di momen labaran. 

Opsi membuka pintu, "terbatas" bagi pegawai dan mitra, seperti yang disinyalir oleh pihak Biro Umum, dapat dilihat sebagai cara menyeimbangkan antara kebutuhan menyapa warga dan menghormati duka. 


Idealnya, jika open house tetap dilaksanakan, bentuknya haruslah berorientasi pada kemanusiaan. Tidak ada kemewahan, tidak ada foya-foya. Sebaliknya, rumah gubernuran justru bisa menjadi pusat penggalangan semangat untuk pemulihan (recovery) pasca bencana. 


Sumatera Barat adalah wilayah yang Tangguh.

Idul Fitri 1447 Hijriyah adalah momen tepat untuk merajut kembali kebersamaan, berdoa untuk korban bencana, dan memperkuat komitmen pemerintah untuk membantu pemulihan masyarakat. 


"Pintu rumah dinas tetap terbuka, namun pintu hati kita harus lebih dulu terbuka untuk merasakan duka sesama," pungkas Andre Algamar.(Obral Chaniago).

No comments:

Post a Comment

Kota Padang



"Prakiraan Cuaca Sabtu 24 Januari 2026"




"BOFET HARAPAN PERI"



SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS