BMCKTR Sumbar Ingatkan Risiko Saat Mudik, Longsor di Jalur Malalak Harus Jadi Perhatian - Jurnalis Sumbar | Portal Berita

Breaking

" Dewan Komisaris PT.Piliang intermaya Media Beserta Wartawan/ i JurnalisSumbar mengucapkan " Selamat Ramadhan 1447 | 2026"

Wednesday, March 18, 2026

BMCKTR Sumbar Ingatkan Risiko Saat Mudik, Longsor di Jalur Malalak Harus Jadi Perhatian



Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) mengingatkan para pemudik agar tidak menjadikan jalur Malalak sebagai rute utama selama arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah.


Meski jalur tersebut secara teknis sudah bisa dilalui kendaraan, kondisi geografis yang rawan longsor membuat tingkat risiko masih tinggi, terutama di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah Sumatera Barat dalam beberapa waktu terakhir.



Pejabat teknis BMCKTR Sumbar, Tommy Prima Putra, menegaskan bahwa status “terbuka” pada jalur Malalak tidak serta-merta menjamin keamanan bagi pengguna jalan.


“Jalur Malalak memang bisa dilewati, tetapi belum sepenuhnya aman. Potensi longsor masih sangat tinggi dan bisa terjadi kapan saja, terutama saat hujan deras,” ujarnya dalam keterangan kepada media di Padang, Senin (16/3/2026).


Ia menjelaskan, karakteristik wilayah dengan lereng curam dan struktur tanah labil menjadi faktor utama tingginya potensi bencana di jalur tersebut. Kondisi ini diperparah oleh intensitas hujan yang tidak menentu.


Sebagai langkah mitigasi, pemerintah daerah mendorong masyarakat untuk memilih jalur alternatif yang dinilai lebih aman, salah satunya melalui kawasan Lembah Anai.

Meskipun masih terdapat perbaikan di beberapa titik, jalur ini disebut memiliki sistem pengawasan dan kesiapsiagaan yang lebih baik.



Selain jalur Malalak, pemerintah juga mengidentifikasi sejumlah wilayah lain seperti Pasaman dan Pasaman Barat sebagai daerah dengan potensi gangguan perjalanan akibat longsor dan kerusakan jalan.


Untuk menghadapi kemungkinan terburuk selama arus mudik, alat berat telah disiagakan di sejumlah titik strategis, termasuk di wilayah Payakumbuh dan Tanah Datar, guna mempercepat penanganan jika terjadi longsor atau hambatan lalu lintas.



Koordinasi lintas instansi pun terus diperkuat, melibatkan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN), dinas terkait, serta pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan pemantauan kondisi jalan berlangsung secara intensif.

Pemerintah mengimbau masyarakat agar tidak mengambil risiko dengan memaksakan diri melintasi jalur yang berpotensi membahayakan.


“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Pilih jalur yang lebih aman dan selalu perbarui informasi perjalanan dari sumber resmi,” tegas Tommy.


Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran, pemudik diharapkan dapat lebih bijak dalam menentukan rute perjalanan demi menghindari risiko kecelakaan maupun bencana alam.

No comments:

Post a Comment

Kota Padang



"Prakiraan Cuaca Sabtu 24 Januari 2026"




"BOFET HARAPAN PERI"



SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS