Sebanyak 68 taruna dan taruni SMA Praja Nusantara Sumatera Barat dikukuhkan sebagai Praja Muda dalam upacara resmi di Hotel Pangeran Beach, Padang, Kamis 12/2-2026 ). Pengukuhan tingkat III (Nindya Praja) setelah menyelesaikan pendidikan disiplin tinggi
Kemudian semua taruna dan Taruni mengikuti Proses Penyematan tanda tingkat keprajaan dan pembacaan ikrar janji taruna.
Dalam acara ini Dihadiri pejabat, perwakilan matra TNI, Polri, kepala dinas Pendidikan provinsi Sumatera Barat.
Kepala sekolah Praja Nusantara Sumbar yoga Gautama, S.AP, setelah pengukuhan siswa praja untuk muda dan Madya praja akan mengikuti pembelajaran seperti biasanya dan khusus Purna Praja akan mengikuti kesamaptaan jasmani untuk persiapan untuk mengikuti tes TNI dan polri serta sekolah kedinasan di Indonesia.
Dikatakannya SMA praja Nusantara Sumbar telah telah menamatkan siswanya pada angkatan pertama sejak berdirinya tahun 2021. Dengan rasa syukur lulusan sekolah ini telah menyumbangkan peluang diterima di TNI dan Polri serta sekolah kedinasan lainnya.
Ketua Yayasan Bintang Insani Nusantara (Binus), Dr. H. Defi Endri, MM, M.Pd., menyampaikan bahwa prosesi pelantikan berjalan lancar dan dihadiri berbagai unsur, di antaranya perwakilan Pangdam, Danrem, Danlanud, Kodim, Polda Sumbar, hingga Dinas Pendidikan Sumatera Barat.
Menurutnya, para siswa yang dilantik berasal dari berbagai daerah, tidak hanya dari Sumatera Barat, tetapi juga Jambi, Riau, Bengkulu, hingga Jakarta.
“Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan menjadi momen penting bagi taruna dan taruni sebagai tanda kesiapan mereka melangkah ke jenjang berikutnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada Angkatan I sekitar 40 persen lulusan telah diterima menjadi anggota TNI dan Polri, sementara sisanya melanjutkan pendidikan ke sekolah kedinasan. Defi berharap para taruna yang telah dilantik semakin fokus mempersiapkan diri menghadapi seleksi TNI, Polri, maupun instansi kedinasan lainnya.
Dalam sistem pembinaan, siswa kelas X dikukuhkan sebagai Muda Praja, kelas XI sebagai Madya Praja, dan kelas XII sebagai Nidya Praja. Sekolah juga terus memperkuat pembinaan samapta dan akademik dengan menghadirkan narasumber profesional.
“Siswa kelas X mendapatkan pelatihan kesamaptaan bersama SPN Polda dan TNI AU, kelas XI fokus pada kemampuan renang, sedangkan kelas XII mendapat pelatihan samapta individu serta bimbingan khusus masuk sekolah kedinasan,” jelasnya.
Kepala SMA Praja Nusantara Sumbar, Yogi Gautama, mengatakan pelantikan kali ini diikuti 40 taruna dan 28 taruni. Ia menyebut minat masyarakat terhadap sekolah tersebut terus meningkat.
“Dari pendaftaran gelombang pertama dan kedua, lebih dari 400 siswa mendaftar, namun kami hanya menerima sekitar 100 siswa setiap tahun untuk menjaga kualitas pendidikan,” katanya.
Sementara itu, Pangdam I/Bukit Barisan yang diwakili Kaajendam, Jenderal Alfera Suryadi, menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah membina siswa dengan disiplin dan karakter militer. Ia juga mengingatkan bahwa proses penerimaan TNI dilakukan secara transparan dan tidak dipungut biaya.





No comments:
Post a Comment