Tiga Ribu Anak Putus Sekolah di Padang, Pemko Anggarkan Rp 18 M Untuk Sehelai Baju dari 50 Persen Orangtua Anak Kurang Mampu Jenjang SD-SMP - Jurnalis Sumbar | Portal Berita

Breaking

" Dewan Komisaris PT.Piliang intermaya Media Beserta Wartawan/ i JurnalisSumbar mengucapkan " Selamat Ramadhan 1447 | 2026"

Wednesday, February 4, 2026

Tiga Ribu Anak Putus Sekolah di Padang, Pemko Anggarkan Rp 18 M Untuk Sehelai Baju dari 50 Persen Orangtua Anak Kurang Mampu Jenjang SD-SMP


Program Unggulan (Progul) Walikota Padang, pendidikan dasar dan menengah di tahun 2026, berfokus pada peningkatan akses dan kualitas melalui revitalisasi satuan pendidikan. 


Inisiasi Sekolah Rakyat untuk anak dari keluarga kurang mampu, serta program "Kartu Padang juara" (gratis seragam dan buku). Program ini menyasar penurunan angka putus sekolah dan peningkatan mutu pendidikan. 


Kartu Padang juara diluncurkan untuk tahun 2025/2026 bagi siswa kelas I Sekolah Dasar (SD) dan kelas VII Sekolah Menengah Pertama (SMP), dari keluarga kurang mampu, memberikan "sehelai baju" seragam pakaian sekolah dan LKS gratis sebagai langkah pertama di tahun ini. 


Sekolah Rakyat, program inklusif dan gratis bagi keluarga rentan sebagai bagian dari proritas program nasional untuk meningkatkan akses.


Revitalisasi satuan pendidikan, pemerintah merevitalisasi satuan untuk memperkuat layanan. 


Peningkatan mutu dan akses, fokus pada pemerataan layanan pendidikan dasar dan menengah, termasuk optimalisasi dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) dan perbaikan Ruang Kelas Baru (RKB).


Program-program ini kata H. Yovi Krislova, dirancang untuk meningkatkan mutu pendidikan berkualitas yang merata bagi anak di seluruh Kota Padang, terutama dari kalangan ekonomi lemah, ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, H. Yovi Krislova, MM saat dikonfirmasi pada Rabu, 4 Februari 2026.


Menurutnya, program tersebut telah tertuang di dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah/Panjang (RPJM-P), angka anak putus sekolah kita tekan, sekarang dalam proses penyusunan program.


Sekitar 3 ribu anak putus sekolah dari 150 ribu peserta pendidikan dasar dan menengah pertama, atau mendekati 1 persen se-usia anak jenjang pendidikan dasar dan menengah mengalami putus sekolah di Kota Padang. 


Porsentase anak putus sekolah memang sedikit bila dibandingkan dengan yang beruntung sedang memperoleh pendidikan dengan seusianya, tetapi bagi Pemerintah Kota Padang perihal inilah yang menjadi krusial sekarang ini, ungkap Yovi.


Sejumlah kecamatan yang ada di kota ini, rata-rata fenomena anak putus sekolah hampir merata terdapat dengan beragam sebab.


Secara psikologi, masih terdapat anak putus sekolah di Kota Padang sebagai daerah ibukota provinsi Sumatera Barat, cenderung-faktor ekonomi, anak terpengaruh dengan kemalasan untuk bersekolah, atau telah pandai mencari uang, membatu orang tua bekerja. 

Perihal ini kata Yovi, berasal dari semua kalangan dan latarbelakang kehidupan sosial orangtua anak.


"Anak putus sekolah bukan saja disebabkan faktor kemiskinan, tetapi juga atas kurangnya minat anak melanjutkan pendidikan. Paling mendasar sekali disebabkan anak putus sekolah memang lebih dominan atas ketidaksanggupan orangtua anak membiayai pendidikan dengan keperluan yang komplekitas," jelas Yovi Krislova menambahkan.


Berdasarkan ini pula Pemerintah Kota (Pemko) Padang, sangat hati-hati menyikapinya, sebagai upaya anak yang sedang bersekolah pada jenjang pendidikan dasar dan menengah agar tidak putus sekolah, lagi. 


Karena, masih terdapat 50 persen dari peserta pendidikan yang sedang berjalan dengan status sosial orangtua anak kurang mampu secara ekonomi. 


"Kini, Pemko Padang tak tinggal diam, dengan menganggarkan sebanyak Rp 18 miliar buat beli seragam pakaian sekolah bagi anak kurang mampu memperoleh sehelai baju, baik pada jenjang pendidikan dasar dan menengah pertama, rata-rata mengalami prosentase yang sama," pungkas H. Yovi Krislova, menginformasikan di sela kesibukannya.(Obral Chaniago).

No comments:

Post a Comment

Kota Padang



"Prakiraan Cuaca Sabtu 24 Januari 2026"




"BOFET HARAPAN PERI"



SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS