Oleh: Jihan Aurelia Syabandini. 15 Februari2026
Pramuka Universitas Andalas menyelenggarakan workshop manajemen karang taruna serta sosialisasi Cara Belajar Obat yang Baik (CBOB) dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi masyarakat terdampak bencana di Desa Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Minggu (15/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program Salingka Kampus Bangkit yang diarahkan untuk memperkuat kapasitas sosial dan kesadaran kesehatan masyarakat pascabencana.
Rangkaian acara yang berlangsung sejak pagi hingga sore diisi dengan penyuluhan, diskusi interaktif, serta praktik langsung bersama warga Hunian Sehat dan Layak (Hunsela). Materi difokuskan pada pemahaman penggunaan obat secara tepat, pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, serta penguatan peran karang taruna sebagai penggerak aktivitas sosial di tingkat komunitas.
Ketua Pelaksana Program SAKABA, RHP, menyebutkan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kepekaan masyarakat terhadap kesehatan, kebersihan, serta penggunaan obat yang benar.
“Tujuan sebenarnya sederhana. Melalui sosialisasi ini, kami berharap warga semakin sadar terhadap kesehatan, kebersihan, serta penggunaan obat yang baik dan benar,” tuturnya
Ia menambahkan, pelaksanaan pada Minggu (15/2/2026) berjalan sesuai rencana dan mendapat respon positif dari warga.
“Alhamdulillah, kegiatan hari ini berjalan sesuai harapan dan mendapat partisipasi yang tinggi dari warga di Hunsela. Tak hanya itu, warga juga terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Beberapa di antaranya aktif bertanya mengenai materi yang disampaikan, terutama terkait Cara Belajar Obat yang Baik (CBOB) dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” ucapnya
Salah seorang warga berinisial ES mengaku memperoleh pemahaman baru setelah mengikuti kegiatan tersebut. Dalam wawancara pada hari yang sama, ia menyampaikan,
“Banyak manfaat yang saya rasakan karena saya sering tidak terlalu peduli dengan obat-obatan. Kalau sudah merasa sembuh, biasanya saya berhenti minum obat. Setelah mendengar materi dari adik-adik, saya jadi merasa bersalah terhadap diri sendiri karena tidak patuh pada petunjuk dokter sebelumnya.” ujarnya
Menurutnya, penjelasan yang diberikan membuka kesadaran bahwa kepatuhan terhadap aturan penggunaan obat dan penerapan PHBS sangat penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang, terutama dalam kondisi lingkungan pascabencana.
Melalui kegiatan ini, Pramuka Universitas Andalas berharap masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan sesaat, tetapi juga mampu menerapkan pola hidup sehat dan penggunaan obat secara tepat dalam kehidupan sehari-hari. Program tersebut sekaligus diharapkan dapat memperkuat peran pemuda melalui karang taruna agar mampu melanjutkan edukasi serta pemberdayaan secara mandiri di lingkungan masing-masing.






No comments:
Post a Comment