Mahasiswa KKN Universitas Andalas Laksanakan Kolaborasi Program Herbal Berbasis Potensi Lokal di Nagari Pematang Panjang - Jurnalis Sumbar | Portal Berita

Breaking

" Dewan Komisaris PT.Piliang intermaya Media Beserta Wartawan/ i JurnalisSumbar mengucapkan " Selamat Ramadhan 1447 | 2026"

Tuesday, February 17, 2026

Mahasiswa KKN Universitas Andalas Laksanakan Kolaborasi Program Herbal Berbasis Potensi Lokal di Nagari Pematang Panjang



Sijunjung — Mahasiswa KKN Reguler 1 Universitas Andalas melaksanakan dua program kerja kolaboratif berbasis pemanfaatan tanaman herbal lokal di Posko 1 Jorong Parak Gadang, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Sijunjung, pada Senin (2/2/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi lintas disiplin antara mahasiswa Farmasi dan Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian yang dilaksanakan secara bersamaan pada waktu dan tempat yang sama.


Dua program kerja yang dilaksanakan yaitu Demonstrasi Produksi Jamu Jahe Instan sebagai Alternatif Minuman Sehat serta Demonstrasi Pembuatan Obat Anti Nyamuk Alami dari Sereh. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan potensi tanaman herbal lokal sebagai solusi kesehatan keluarga dan lingkungan.

Nagari Pematang Panjang memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, khususnya tanaman jahe dan sereh yang banyak tumbuh di sekitar pekarangan rumah warga. Namun, pemanfaatannya selama ini masih terbatas. Melalui kegiatan KKN ini, mahasiswa Universitas Andalas berupaya mendorong pemanfaatan bahan alam tersebut secara lebih optimal, praktis, dan bernilai guna.

Program Demonstrasi Produksi Jamu Jahe Instan berada di bawah tanggung jawab Faiza Rizka Putri, mahasiswa Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Universitas Andalas. Dalam kegiatan ini, mahasiswa memberikan edukasi mengenai manfaat jahe yang mengandung senyawa aktif seperti gingerol dan shogaol yang berperan dalam membantu menjaga daya tahan tubuh. Demonstrasi dilakukan secara langsung mulai dari proses pengolahan jahe segar hingga menghasilkan produk jamu jahe instan berbentuk serbuk yang praktis diseduh dan mudah disimpan.

Masyarakat, khususnya ibu-ibu sekitar posko, menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung. Peserta aktif mengikuti setiap tahapan demonstrasi serta berdiskusi mengenai cara pengolahan, penyimpanan, dan potensi pemanfaatan produk untuk kebutuhan sehari-hari maupun skala rumah tangga.

Pada waktu yang sama, mahasiswa Farmasi Universitas Andalas juga melaksanakan Demonstrasi Pembuatan Obat Anti Nyamuk Alami dari Sereh yang berada di bawah tanggung jawab Aisha Fadhillah Albiyu. Program ini dilatarbelakangi oleh tingginya intensitas nyamuk di lingkungan Jorong Parak Gadang, terutama pada malam hari, yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa Farmasi menjelaskan bahwa sereh mengandung minyak atsiri dengan senyawa aktif utama seperti citral, citronellal, dan geraniol. Senyawa ini menghasilkan aroma khas yang tidak disukai nyamuk dan bekerja sebagai repelan alami dengan mengganggu sistem penciuman serangga. Pemanfaatan sereh sebagai obat anti nyamuk dinilai lebih ramah lingkungan dan relatif aman digunakan dalam rumah tangga apabila dengan takaran yang tepat.

Demonstrasi dilakukan secara sistematis agar masyarakat dapat memahami setiap tahapan dan mampu mempraktikkannya kembali secara mandiri di rumah. Peserta kegiatan juga aktif mengajukan pertanyaan terkait cara penggunaan dan penyimpanan produk.

Kolaborasi antara mahasiswa Farmasi dan Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian ini mencerminkan peran Universitas Andalas dalam mendorong penerapan ilmu pengetahuan secara langsung di tengah masyarakat. Melalui kegiatan KKN, mahasiswa tidak hanya menjalankan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam pemberdayaan potensi lokal secara berkelanjutan.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama pada pukul 18.20 WIB. Diharapkan, program ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Nagari Pematang Panjang dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat, mandiri, dan berbasis pemanfaatan sumber daya alam lokal.

No comments:

Post a Comment

Kota Padang



"Prakiraan Cuaca Sabtu 24 Januari 2026"




"BOFET HARAPAN PERI"



SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS