Selayo (Diskominfo) - Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I. menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang digelar di Nagari Selayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Selasa (20/01/2026). Kegiatan berlangsung di Los Pasar Selayo, tepat di depan Kantor Wali Nagari Selayo, dan dihadiri oleh unsur pemerintahan serta masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menyampaikan salam dari Bupati Solok yang tidak dapat hadir karena tengah mengikuti kegiatan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Batam.
Dalam sambutannya, Wabup H. Candra menekankan bahwa peristiwa Isra Mi’raj memiliki pesan mendasar bagi umat Islam, terutama terkait kewajiban menjaga shalat sebagai tiang agama.
“Isra Mi’raj adalah pengingat tentang shalat. Karena dari shalatlah akhlak dibentuk, hati ditenangkan, dan kehidupan diberkahi,” ujar H. Candra di hadapan jamaah.
Ia mengajak seluruh masyarakat Nagari Selayo untuk tidak hanya menjaga shalat secara pribadi, tetapi juga memastikan ibadah tersebut dijalankan oleh orang-orang yang berada dalam tanggung jawab masing-masing.
“Mari kita pastikan keluarga, anak-anak, dan lingkungan sekitar senantiasa menjaga ibadah shalat. Sebab shalat adalah tiang agama dan penuntun hidup kita,” tambahnya.
Peringatan Isra Mi’raj ini merupakan kegiatan rutin Nagari Selayo yang dilaksanakan selama 30 hari sejak masuk bulan Ra'jab, dengan sistem berpindah lokasi dari satu tempat ke tempat lainnya. Kegiatan tersebut turut diinisiasi dan dipandu oleh keluarga besar Pondok Pesantren Darut Tauhid Selayo, sebagai bagian dari upaya pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.
Acara tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam), di antaranya Kapolsek, Danramil, dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), serta Camat Kubung, Wali Nagari Selayo, dan jamaah dari masyarakat Nagari Selayo.
Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, pemerintah daerah berharap nilai-nilai spiritual, khususnya kedisiplinan dalam menjalankan shalat, dapat terus menguat dan menjadi landasan dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang religius di Kabupaten Solok.

























0 Comments