Oleh : Syahri Rahmadani
Solok Selatan — Program pengabdian masyarakat Mahardika Mengajar Batch VI yang diinisiasi oleh Mahardika Muda Indonesia sukses dilaksanakan di sejumlah jorong di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat.
Kegiatan yang berlangsung selama sepuluh hari, sejak 2 hingga 11 Januari 2026, mencakup wilayah Jorong Koto Ranah, Jorong Batu Gajah, Jorong Rantau Limau Kapeh, Jorong Kampung Baru, Jorong Pulau Karam, Jorong Pulau Panjang, dan Jorong Tanah Galo di Nagari Lubuk Ulang Aling, Kecamatan Sangir Batang Hari.
Mahardika Mengajar Batch VI melibatkan 101 volunteer mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan latar belakang keilmuan. Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat pelosok melalui pendekatan pendidikan, kesehatan, dan penguatan sosial kemasyarakatan. Kehadiran para volunteer disambut hangat oleh masyarakat dan perangkat jorong, mengingat sudah cukup lama wilayah tersebut tidak menerima kegiatan pengabdian mahasiswa secara intensif.
Di bidang pendidikan, Mahardika Mengajar menghadirkan berbagai kegiatan pembelajaran formal dan nonformal. Para volunteer terlibat langsung dalam kegiatan mengajar di sekolah dasar, pendampingan belajar di luar jam sekolah, penguatan literasi dan numerasi, serta pembinaan karakter anak melalui pendekatan kreatif. Kegiatan juga diperluas ke surau mengaji, yang selama ini menjadi pusat pendidikan keagamaan anak-anak di pedesaan. Pendampingan ini bertujuan menghidupkan kembali peran surau sebagai ruang pembinaan moral, spiritual, dan karakter generasi muda.
Selain pendidikan, program kesehatan masyarakat menjadi fokus penting Mahardika Mengajar Batch VI. Kegiatan Medical Check Up (MCU) dilaksanakan bagi warga, meliputi pemeriksaan tekanan darah, tinggi dan berat badan, serta layanan pemeriksaan kesehatan dasar lainnya. Untuk menjangkau warga lanjut usia dan masyarakat dengan keterbatasan mobilitas, pemeriksaan dilakukan secara door to door. Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) juga diberikan kepada siswa sekolah dasar dengan metode praktik langsung, guna menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak dini.
Mahardika Mengajar turut menggelar kegiatan senam bersama, seperti Senam Jantung Sehat untuk orang dewasa serta senam anak dan senam pramuka untuk anak-anak. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kesadaran hidup sehat, tetapi juga mempererat hubungan sosial antara volunteer dan masyarakat.
Di bidang sosial kemasyarakatan, para volunteer aktif terlibat dalam kegiatan gotong royong bersama warga. Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian besar adalah pembersihan dan pengaktifan kembali lapangan voli di Jorong Batu Gajah yang sebelumnya terbengkalai. Melalui gotong royong, lapangan tersebut kini kembali digunakan sebagai ruang olahraga dan interaksi sosial pemuda serta anak-anak jorong.
Puncak kegiatan Mahardika Mengajar Batch VI ditandai dengan malam puncak penutupan yang berlangsung khidmat dan meriah. Acara ini diisi dengan berbagai penampilan seni anak-anak dan pemuda jorong, pembacaan puisi, tari tradisional, serta penampilan volunteer. Malam puncak menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat, sekaligus penanda berakhirnya masa pengabdian.
Masyarakat dan tokoh setempat menyampaikan apresiasi atas kehadiran Mahardika Mengajar. Program ini dinilai tidak hanya memberikan manfaat langsung, tetapi juga menghidupkan kembali semangat belajar anak-anak, meningkatkan kesadaran kesehatan, serta memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong di tengah keterbatasan infrastruktur wilayah.
Melalui Mahardika Mengajar Batch VI, Mahardika Muda Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pengabdian yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Kesuksesan program ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pengabdian selanjutnya serta mendorong perhatian lebih luas terhadap pembangunan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di daerah pelosok.



























0 Comments