SatuPena Meluncurkan Buku Sinergi Bersama Sastrawan Malaysia Di Padang. - Jurnalis Sumbar | Portal Berita

Breaking

" Dewan Komisaris PT.Piliang intermaya Media Beserta Wartawan/ i JurnalisSumbar mengucapkan " Selamat Ramadhan 1447 | 2026"

Saturday, September 20, 2025

SatuPena Meluncurkan Buku Sinergi Bersama Sastrawan Malaysia Di Padang.

 


PADANG -- SatuPena Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menggelar kegiatan diskusi buku dan baca puisi sinergi karya antologi penyair Indonesia - Malaysia.



Ketua DPD SatuPena Sumbar, Sastri Bakry, mengatakan, terdapat hubungan sastera dan budaya antara Indonesia dengan Malaysia. 



"Harapannya, hubungannya lebih intensif dan melahirkan karya-karya yang baru," katanya, Sabtu (20/9/2025), di salah satu cafe Kota Padang. 



Selain itu, ketua DPD SatuPena Sumbar, menekankan agar, selalu cakap dalam literasi.



Selain membedah buku, kegiatan tersebut, juga menampilkan pembacaan puisi dari sastrawan terkenal asal Sumbar, sehingga para peserta terpukau. Jadi fiksi itu ada yang tepat," tuturnya. 

Namun demikian, puisi memiliki bunyi yang indah dan memiliki estetika. 


Sastrawan dan mantan Rektor Universitas Malaya-Malaysia, Prof. Hashim Yaacob, mengatakan Indonesia adalah negara besar, bersatu padu, berkerja sama, supaya Indonesia dan Malaysia menjadi negara besar. 



"Harapannya, dari kegiatan ini ada agar semua orang membaca puisi," ujarnya. 

Andria C Tamsin menyebutkan, ada tiga puisi yang berkaitan dengan judul puisi dalam buku antologi puisi yang berjudul “Sinergi”. Pertama puisi Sinergi O Sinergi karya Daeng Ramliakil. Kedua, Sinergi karya Harlym Yeo dan ketiga, Sinergi Alam karya Muhammad Syaifudin Sulaeman. Dari ketiga puisi itu, Andri mengupas tuntas satu puisi Sinergi karya Harlym Yeo. Puisi lain yang dibicarakan adalah karya Sastri Bakry yang berjudul Menyepi dalam Keramaian. Dengan demikian, ada dua puisi yang dibicarakan dalam ruang dan waktu yang terbatas ini.


“Suatu judul antologi puisi, lazimnya diambil dari judul puisi yang dinilai paling utama. Judul antologi puisi ini adalah “Sinergi”, diambil dari judul puisi Harlym Yeo. Ini artinya, puisi Harlym Yeo itu dinilai paling utama sehingga diambil sebagai judul antologi puisi. Dalam kaitan hal tersebut itu pulalah, alasan mengapa judul puisi “Sinergi” karya Harlym Yeo itu dibicarakan dibandingkan dua judul puisi sinergi lainnya,” kata Andria C Tamsin.


Sementara itu, sastrawan dan dosen UNP, Dr. Andria C Tamsin, yang membedah buku dengan editor Hashim Yaacob dan Harlem Yeo, menuturkan, secara bait demi bait puisi dari Sastri Bakry, itu tidak ada hubungannya. 


Diskusi yang dipandu oleh moderator wartawan dan Sekretaris DPD SatuPena Sumbar, Armaidi Tanjung, membuat kegiatan lebih hidup


.(

No comments:

Post a Comment

Kota Padang



"Prakiraan Cuaca Sabtu 24 Januari 2026"




"BOFET HARAPAN PERI"



SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS