Ferdinal Asmin, Adaptasi Perubahan Iklim Dinas Pertahorbun Sumbar Perluas Areal Tanam Lahan Kering Padi Gogo Dan Pompaniasi Serta Fokus Intensifikasi Areal Tanam Pangan - Jurnalis Sumbar | Portal Berita

Breaking

" Dewan Komisaris PT.Piliang intermaya Media Beserta Wartawan/ i JurnalisSumbar mengucapkan " Selamat Ramadhan 1447 | 2026"

Thursday, June 27, 2024

Ferdinal Asmin, Adaptasi Perubahan Iklim Dinas Pertahorbun Sumbar Perluas Areal Tanam Lahan Kering Padi Gogo Dan Pompaniasi Serta Fokus Intensifikasi Areal Tanam Pangan

 


Ferdinal Asmin, Adaptasi Perubahan Iklim Dinas Pertahorbun Sumbar 


Ferdinal Asmin: Adaptasi Perubahan Iklim Dinas Pertahorbun Sumbar Perluas Tanam Lahan Kering Padi Gogo Dan Pompanisasi Serta Fokus Intensifikasi Areal Tanaman Pangan



Sumatera Barat. 

Beberapa bulan yang lalu di tahun ini Daerah Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat dilanda bencana alam terparah terdampak dilanda musibah banjir dan longsor. 


Tak luput areal pertanian pun pada daerah Pesisir Selatan terimbas dari dampak bencana tersebut. 


Terkait ini, pemerintah pusat berkolaborasi dengan pemerintah Provinsi Sumbar serta Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Selatan melakukan pemulihan, sekarang sedang dalam tahap pemetaan terhadap sektor pertanian rusak berat, ringan dan sedang. 


Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Pertahorbun) Propinsi Sumbar, Febrina Tri Sula Putri, SP, MP melalui Sekretaris Dinas (Sekdis) Pertahorbun Sumbar, Dr. Ferdinal Asmin, S. TP, MP ketika dijumpai awak media ini di kantornya Kamis 27 Juni 2024.


Lanjutnya Ferdinal Asmin pula, selain dari Daerah Pesisir Selatan ini saja, tentu daerah pada Kabupaten/kota juga terdampak akibat banjir dan longsor, dampak bencana beberapa waktu bulan yang lalu itu juga menggerus areal pertanian penduduk bervariasi tingkat kerusakan. 


Di infokanya, sekaitan ini masih terdapat luas panen padi sampai Bulan Juli tahun ini sekira 180 ribu hektar, dengan produksi sekitar 874 ribu ton Gabah Kering Giling (GKG). 

Dan, luas panen jagung sampai Juli 2024 diperkirakan sampai 50 ribu hektar dengan produksi sekira 424 ribu ton, kata Ferdinal. 


"Upaya untuk meningkatkan produksi dan adaptasi terhadap perubahan iklim diantaranya, perluasan areal tanam padi Gogo untuk lahan kering dan pompaniasi disamping tetap fokus untuk intensifikasi areal tanaman pangan kita", pungkasnya.(Obral Chaniago).**

No comments:

Post a Comment

Kota Padang



"Prakiraan Cuaca Sabtu 24 Januari 2026"




"BOFET HARAPAN PERI"



SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS