Ticker

6/recent/ticker-posts

Hilang Hak Publik Di Daerah Kabupaten Sijunjung Sumatera Barat Tak Ada Angdes Moda Transportasi Umum Dengan Biaya Tinggi


 Tak Ada Angdes Moda Transportasi Umum Dengan Biaya Tinggi


Oleh:Obral Chaniago


Hilangnya hak Publik di Kabupaten Sijunjung Sumatera Barat Moda transportasi umum angkutan pedesaan (Angdes) sudah seperempat terabaikan ? 


Sehingga berkunjung ke Sijunjung/ke perkantoran di Muaro Sijunjung perlu dengan biaya tinggi jika tak memiliki kenderaan pribadi.


Melongok ke daerah  Kabupaten Sijunjung Sumbar dibedah dengan bentangan ruas raya Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) sepanjang 150 km yang membentang disepanjang perkampungan dari batas Muara Kalaban Kota Sawahlunto hingga batas Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya.


Ruas raya Jalinsum dapat dilalui oleh truk segala ukuran, baik angkutan umum Antar Jemput Dalam Propinsi-Antar Jemput Antar Propinsi, Antar Jemput Dalam Propinsi, Angkutan Kota Dalam Propinsi, Angkutan Kota Antar Propinsi, (AJDP/AJAP, AKAP/AKDP), serta angkutan kenderaan plat nopol hitam putih yang beroperasi mengangkut penumpang umum tak berizin alias angkutan ilegal. 


Jenis angkutan umum seperti ini juga ada yang melintasi masuk ke dalam Darah Muaro Sijunjung, namun seringkali calon penumpang menjadi frustasi, karena angkutan jenis ini tak dapat jadi jaminan bagi yang mau bepergian. 

Disaat penumpangnya penuh maka calon penumpang yang lama menunggu di pinggir jalan diabaikan. 


Sehingga daerah Kabupaten Sijunjung terkesan memperoleh kemajuan dari beragam Moda transportasi dan menikmati kemajuan dari segala bidang baik ekonomi, sosial, dan budaya dengan adanya ruas raya Jalinsum. 


Sebab, dengan adanya Jalinsum yang membentang ini merupakan pintu keluar-masuk bagi sebagian daerah perkampungan yang ada pada daerah ini seperti terdapat persimpangan di pinggir Jalinsum simpang Padang Si Busuak, Palangki, Mundam, Tanjuang Ampalu, simpang DPRD Sijunjung, Muaro Bodi, Tanah Badantuang, Tanjung Gadang, Sungai Lansek, dan Kiliran. 


Diantara daerah persimpangan yang bersentuhan langsung dengan ruas Jalinsum juga terhubung ke daerah Kabupaten dan kota dalam Propinsi Sumbar serta dapat menuju ke daerah propinsi lainnya seperti Riau, Bengkulu, Jambi, Sumsel, dan Sumut. 


Sedangkan ibukota dari Kabupaten Sijunjung ini berada ke dalam daerah perkampungan Kenagarian Muaro. 


Diamati, di Kenagarian Muaro Sijunjung ini terdapat sekira 95 persen jumlah perkantoran vertikal serta dinas, badan, lembaga, institusi, sekolah, sebagai lokasi perkantoran pemerintah Daerah Otonomi Kabupaten Sijunjung. 

Sedangkan sekitar 5 persen lagi perkantoran Daerah Otonomi Kabupaten Sijunjung sudah berada/telah bersentuhan dengan ruas raya Jalinsum seperti Kantor DPRD, RSUD, serta Kantor Camat, puskesmas, sekolah, kantor wali nagari menurut daerah di bawah naungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung. 


Disigi, dari sisi transportasinya, jikalau ingin mengunjungi beragam perkantoran untuk berurusan ke perkantoran pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung yang lebih dominan jumlah perkantorannya terletak di Kenagarian Muara Sijunjung-dengan jarak sekira sekian kilometer dari pintu masuk dari arah timurnya ruas raya Jalinsum dari simpang Muaro Body dan Simpang Tanah Badantuang, serta dari arah barat, selatan dan utaranya tak bersentuhan dengan ruas raya Jalinsum. 


Dan, untuk menelusuri perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Sijunjung yang lebih dominan berada di Kenagarian Muaro Sijunjung dengan menggunakan kenderaan pribadi dan bagi pejalan kaki dapat menggunakan jasa tumpangan ojek dengan menelan biaya Rp. 20 ribu hingga Rp. 25 ribu untuk sampai ke Muaro Sijunjung, karena tak adanya Angkutan Pedesaan (Angdes) yang seyogianya Pemerintah daerah setempat sangat perlu memfasilitasi moda transportasi umum dirasa perlu adanya Angkutan Pedesaan (Angdes). 


Dengan demikian, terkesan moda transportasi umum Angdes terabaikan oleh Pemerintah Kabupaten Sijunjung, seyogianya Pemerintah Daerah Sijunjung perlu lagi kembali menggagas sebagai inisiasi supaya terpenuhi hak publik untuk menggunakan moda transportasi umum setingkat Angdes  ? 


Terlebih lagi kebutuhan Angdes bagi masyarakat setempat dan penduduk mau pun bagi yang berkunjung serta keperluan angkutan umum pedesaan yang seyogianya dapat mengitari/menelusuri ruas raya Jalinsum dari Simpang Muara Body hingga Simpang Tanah Badantuang, trus mutar ke Muara Sijunjung, dan mutar lagi ke Simpang Tugu Muaro Gambok hingga Simpang Muaro Body dan selanjutnya siklus putarannya.

Pada ruas siklus ini teramat dibutuhkan moda transportasi umum sejenis Angdes. 


Terkait ini pula awak dari media ini/Obral Chaniago, sengaja bertandang menjumpai Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Sijunjung, Bobby Rusfandi, A. P, M. Si di kantornya pada Kamis 28 Nopember 2023.


Dengan bincang khusus bersama Kadishub Kabupaten Sijunjung, Bobby Rusfandi, memberikan penjelasan terkait dengan siklus moda transportasi umum lokal sejenis Angdes di wilayah kerjanya. 


Menurut Bobby Rusfandi, menjelang akhir tahun 2023 ini OPD Dishub Kabupaten Sijunjung bersama Komisi II DPRD Kabupaten Sijunjung telah membahas Rencana Rancangan Induk Transportasi Lokal (RRITL), katanya. 


"Kami telah membahas rencana induk transportasi lokal bersama wakil rakyat di komisi II terkait, yang akan dimatangkan pada rencana induk transportasi lokal ini pada tahun depan 2024 nanti", imbuhnya. 


Pengkajian tentang transportasi lokal ini memang sangat perlu ditimbulkan beserta beberapa titik lokasi yang dibubuhi dengan terminal mini dengan sekelas pangkalan angkutan umum pedesaan, ujarnya. 


"Namun, sebelumnya kita juga perlu mempertimbangkan kebutuhan masyarakat akan moda transportasi lokal, apakah bisa menjadi anyar nantinya, atau tidak nantinya", sedikit ia (Bobby Rusfandi) merasa ragu atas gagasan yang direncanakannya ini. 


Disebutkannya, "kami baru punya 3 unit bus sebagai armada Dishub Sijunjung yang digunakan mengangkut penumpang anak sekolahan secara gratis", ulasnya. 


"Semoga saja nanti setelah rencana induk transportasi lokal ini dirampungkan tahun depan, semoga juga adanya pihak swasta yang melirik dan berminat untuk mau mendukung dengan membuka usaha yang bergerak di bidang transportasi lokal ini", pungkasnya berharap demikian.**(Obral Chaniago).

Post a Comment

0 Comments


SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS