Ticker

6/recent/ticker-posts

Pelajar MAN 2 Padang Ikuti Kompetisi Film Pendek Hakordia 2023 se Indonesia

 


Padang, Jurnalissumbar


Pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Padang ikut ambil bagian dalam kompetisi film (video) pendek Hari Anti Korupsi Dunia (Hakordia) yang digelar Inspektorat jenderal (itjen) Kementerian Agama Republik Indonesia.


Kompetisi film pendek Hakordia 2023 yang bertajuk 'Sinergi Berantas Korupsi Untuk Indonesia' ini diikuti peserta yang berasal dari siswa MTs/MA se Indonesia yang akan berlangsung dari 10-29 November 2023.


"Kita mulai take video hari ini (20/11) untuk kompetisi film pendek Hakordia 2023," kata Farid Mubdi, siswa kelas XII IPA 8 merangkap sutradara film, usai teknikal meeting bersama pembina OSIM Betty Revita dan tim humas, Syahrul di PTSP Madrasah tersebut, Senin (20/11/2023).


Farid Mubdi menyebut, kegiatan produksi film dilakukan di empat lokasi yang berbeda yakni di pondok reot di Lanud Tabing, rumah siswa, kedai dekat PDAM gunung pangilun dan beberapa lokasi di kampus MAN 2 Kota Padang.


Dia mengungkapkan, bahwa pemilihan lokasi itu sudah direncanakan secara matang bersama kru film lainnya. Selain spotnya cukup menantang, pemilihan lokasi juga cocok dengan judul film (video) yang akan di garap "Katua Salah Memilih Jalan".


"Tempat-tempat yang sudah kita tentukan ini, kita rasa sudah mewakili untuk alur cerita sesuai tema yang akan kita garap nantinya, barangkali mungkin tambahan sedikit lah," ujar Farid Mubdi.


Sementara itu, Kepala MAN 2 Kota Padang, Akhri Meinhardi memberikan dukungan penuh terhadap keinginan siswanya untuk mengikuti kompetisi film pendek Hakordia tingkat Nasional. Menurutnya, keikut sertaan ini merupakan yang pertama kalinya.


"Ini yang pertama kita ikut, dan akan menjadi sejarah bagi anak kita. Mudah-mudahan shootingnya lancar dan bisa menjadi pengalaman sendiri bagi siswa kita bagaimana menggarap film dan juga jadi aktor dan aktris peran," katanya.


Kegiatan produksi film melibatkan 15 orang siswa berasal dari kelas XII. Masing-masing berperan sebagai tokoh utama, "Katua Salah Memilih Jalan", ketua KPU, pasangan calon, peran dukun, peran menyogok, dll. Sementara properti yang digunakan, alat dukun, kotak suara dan lain sebagainya.


Produksi film dipimpin langsung sutradara, Farid Mubdi(XII IPA 8), sementara untuk kameramen, Hadid Hamar(XII IPA 8), penulis naskah, Zakiyah Rahmah(XII IPA 8). Selain itu juga ikut mendampingi pembina MPK/OSIM, Betty Revita dan tim humas, Syahrul. (ArulDp)

Post a Comment

0 Comments


SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS