Ticker

6/recent/ticker-posts

PERGURUAN SILEK AIA PACAH SEJATI

 


Rahmawita

Sastra Minangkabau

Universitas Andalas




 Informasi tentang Perguruan silek Aia Pacah Sejati saya dapatkan dari bapak Dasril Idrus caniago Pandekar Rajo Sultan (54 tahun) sebagai pendiri/pemilik tempat perguruan silek tersebut. Awal mula berdirinya Perguruan silek Aia Pacah Sejati ialah pada tahun 2018. Sejarah berdirinya perguruan silek ini bermula dari keinginan seorang pasilek untuk menjaga kampong untuk menghindari dari pemuda pemudi keluar dari kampung dan tindakan yang Menyimpang dari jalan yang benar (dalam arti kiasan seperti menyimpang dari tujuan atau maksud, tidak menurut perintah, menyalahi aturan, memberontak, berzina), maka didirikanlah perguruan silek ini.

 

 Syarat untuk masuk dalam perguruan ini ialah hanya membayar uang administrasi sebanyak Rp 50.000 dan lambang perguruan sebanyak Rp 50.000 juga di karenakan itulah uang bulananya tidak dibayar, hanya saja pada setiap latihan murid disuruh untuk membayar sebanyak Rp 5.000 sebagai sumbangan. Di perguruan ini murid belajar silek 2 kali seminggu pada kamis malam dan sabtu malam setelah selesai isya. Untuk pesertanya sekarang sudah berjumlah sekitar 28 orang.


 Makna dari nama perguruan silek Aia Pacah sejati diambil dari Koto Tangah yang terletak di jurai tangah keturuan dari inyiak Adam. Sedangkan makna sejati ialah ditapian jurai nan tigo.


 Larangan dalam perguruan ini ialah tidak boleh timbul perasaan suka terhadap saudara seperguruan, dikarenakan kita mempunyai satu orang ibu dan didalam satu perguruan tersebut tidak hanya laki-laki saja yang belajar silek tetapi perempuan juga mempelajarinya. Jika ada murid perguruan yang melanggar larangan maka resiko yang harus di jalani ialah di keluarkan dari perguruan tersebut .


 Dasar awal lambang perguruan ialah Buruang Tabang , jika burung tersebut terbang maka tempat ia hinggap ialah dahan atau ranting pada sebuah pohon dan pada saat itu juga burung tersebut mencengkram dahan tersebut agar burung itu tidak terjatuh. Sedangkan maknanya ialah sejauh apapun seseorang yang pergi meninggalkan kampong halamannya maka ia akan tetap kembali ke kampong halamannya tersebut atau juga dengan istilah “kalua Nampak pungguang, pulang Nampak mungko”, begitu pula dengan tujuan perguruan tersebut.


 Silek yang diresmikan di Sumtera Barat itu ada 3 yaitu silek Harimau, silek Tuo dan silek Kumango, sedangkan silek yang diturunkan atau yang diajarkan di Kota Padang ialah silek Kumango, yang diturunkan dari Darek , Batusangkar.  Untuk silek Harimau di daerah Pariaman sedangkan silek Tuo di Maninjau.


 Aliran Kumango adalah salah satu aliran silek utama atau tertua khas Minangkabau yang dibuat atau diciptakan oleh Syekh Abdul Rahman Al Khalidi (Syekh Kumango) dimana nama kumango berasal dari nama tempat dimana silek itu tumbuh dan berkembang yakni di Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar. Aliran silek kumango ini mengandung unsur ajaran Islam yang kuat dimana juga menjadi aspek kehidupan di Minangkabau. Dalam aliran Silek Kumango ini mengajarkan cara pertahanan diri atau membela diri, cara bersikap dan bertindak yang baik serta cara untuk mengingat atau mendekatkan diri kepada Allah SWT. Silek kumango juga mengajarkan bagaimana lawan harus dihindari tapi jika bertemu pantang untuk dielakkan. Aliran Silek Kumango menjadi salah satu cara berdakwah dalam menyebarkan ajaran Islam. Nilai yang terkandung dalam pengajaran Aliran Silek Kumango yakni kesehatan, kerjakeras, kedisiplinan, kepercayaan diri, dan sportifitas yang bisa dipakai atau digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mengasah ilmu kumango setiap muridnya umumnya megadakan latih-tanding dan pertandingan.

Post a Comment

0 Comments


SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS