www.jurnalissumbar.id (PADANG)
Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa mengingatkan peserta pesantren
ramadhan dan orangtua murid untuk tetap istiqomah memakmurkan Masjid, walaupun
Pesantren Ramadhan 1440H yang dilaksanakan selama 17 hari sudah berakhir.
"Karena kebutuhan dan permintaan masyarakat, program Pesantren
Ramadhan yang digagas Bapak Fauzi Bahar (Wali Kota saat itu) sejak tahun 2004
masih bertahan hingga saat ini. Karena, Pemko Padang ingin seluruh Masjid/
Mushalla di Kota Padang dimakmurkan oleh generasi muda. Disamping, menambah
pelajaran agama yang begitu kurang didapatkan di sekolah", ujar Hendri
saat menutup pelaksanaan Pesantren Ramadhan di Masjid Al Furqan Komplek Rahaka,
Kelurahan Lubuk Buaya, Rabu (29/5/2019).
Lebih lanjut dijelaskan, Pesantren Ramadhan juga untuk mendidik generasi
yang berkarakter sebagai calon pemimpin di masa depan. Dengan memindahkan
proses belajar mengajar dari sekolah ke Masjid/ Mushalla. "Setelah
Ramadhan ini kita harus tetap istiqomah memakmurkan Masjid/ Mushalla. Mari ajak
anak-anak kita, ingatkan mereka untuk mengamalkan ilmu yang telah didapatkan, tentunya
dengan pengawasan orangtua", imbuhnya lagi.
Ia juga mengatakan, sejak kewenangan SMA berada di provinsi, pelajar SMA
tidak lagi mengikuti program Pesantren Ramadhan. Dan untuk tahun depan, Pemko
Padang akan mengupayakan kembali pelajar SMA mengikuti Pesantren Ramadhan.
"Pemko Padang mengucapkan terimakasih kepada para guru, orangtua,
instruktur, pengurus Masjid/ Mushalla, dan masyarakat atas terselenggaranya
Pesantren Ramadhan. Mari bersama kita hadirkan generasi yang berkarakter",
kata Hendri.
Di malam yang sama, Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa juga menutup
pelaksanaan Pesantren Ramadhan 1440H di dua Masjid lainnya, yaitu Masjid
Muhajirin Jalan Manggis Belimbing dan Masjid Al Aqsha Lubuk Buaya. Selanjutnya,
Wawako Hendri Septa menutup kegiatan malam tersebut dengan i'ktikaf dan sahur
bersama masyarakat di Masjid Nurul Yaqin, Padang Sarai. (th)





No comments:
Post a Comment