JURNALISSUMBAR| PASAMAN BARAT- Bupati Pasaman Barat, H. Syahiran membuka secara resmi Jambore Pramuka Cabang II Pasaman Barat (Pasbar) di bumi perkemahan pondok pesantren Darul Ulum Jorong Muara Kiawai Nagari Muara Kiawai Kecamatan Gunung Tuleh, Sabtu (10/11/2018).
Bupati Syahiran meminta kepada seluruh anggota pramuka agar menjadi contoh di tengah masyarakat dalam hal kedisiplinan dan kerja keras.
"Saya bisa jadi pejabat berkat modal kedisiplinan dan kerja keras. Insyaallah hal itu yang selalu saya terapkan dalam kehidupan. Saya minta kepada seluruh anggota pramuka agar selalu mengedepankan kedisiplinan dan kerja keras sehingga bisa menjadi contoh di tengah masyarakat," ujar Syahiran.
Menurut Syahiran, kegiatan kepramukaan merupakan salah satu upaya yang dapat ditempuh dalam hal menciptakan karakter generasi penerus yang dapat menjawab tangan perkembangan zaman dengan berbagai persoalan yang muncul.
"Kegiatan pramuka ini bisa jadi upaya dalam hal membina karakter anak. Lingkungan pada saat ini sudah dalam kategori sangat membahayakan. Anak-anak harus benar-benar kita hindarkan dari semua dampak buruk lingkungan. Penggunaan gawai bagi anak juga harus diperhatikan," ungkap Syahiran di hadapan majelis guru dan sejumlah tokoh masyarakat yang turut hadir dalam acara tersebut.
"Dekadensi moral selalu menjadi tantangan dari waktu ke waktu. Semoga lewat kegiatan pramuka ini ada hikmah yang bisa diraih anak-anak untuk menjadikan mereka lebih baik ke depannya," sebutnya.
Sementara, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum, Sarmin selaku tuan rumah kegiatan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan Pramuka Kwartir Cabang 0317 Pasbar yang telah mempercayakan keberlangsungan kegiatan ini di pondok pesantren tersebut.
"Menjadi tuan rumah menjadi kebanggaan bagi kami. Semoga kegiatan ini berjalan sukses dan membawa perubahan karakter peserta," sebut Sarmin.
Jambore Pramuka Cabang II Pasbar diikuti oleh 700 peserta dari Kwartir Ranting dari seluruh kecamatan yang ada di Pasbar dan akan berlangsung hingga 12 November mendatang.
Bupati Syahiran meminta kepada seluruh anggota pramuka agar menjadi contoh di tengah masyarakat dalam hal kedisiplinan dan kerja keras.
"Saya bisa jadi pejabat berkat modal kedisiplinan dan kerja keras. Insyaallah hal itu yang selalu saya terapkan dalam kehidupan. Saya minta kepada seluruh anggota pramuka agar selalu mengedepankan kedisiplinan dan kerja keras sehingga bisa menjadi contoh di tengah masyarakat," ujar Syahiran.
Menurut Syahiran, kegiatan kepramukaan merupakan salah satu upaya yang dapat ditempuh dalam hal menciptakan karakter generasi penerus yang dapat menjawab tangan perkembangan zaman dengan berbagai persoalan yang muncul.
"Kegiatan pramuka ini bisa jadi upaya dalam hal membina karakter anak. Lingkungan pada saat ini sudah dalam kategori sangat membahayakan. Anak-anak harus benar-benar kita hindarkan dari semua dampak buruk lingkungan. Penggunaan gawai bagi anak juga harus diperhatikan," ungkap Syahiran di hadapan majelis guru dan sejumlah tokoh masyarakat yang turut hadir dalam acara tersebut.
"Dekadensi moral selalu menjadi tantangan dari waktu ke waktu. Semoga lewat kegiatan pramuka ini ada hikmah yang bisa diraih anak-anak untuk menjadikan mereka lebih baik ke depannya," sebutnya.
Sementara, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum, Sarmin selaku tuan rumah kegiatan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan Pramuka Kwartir Cabang 0317 Pasbar yang telah mempercayakan keberlangsungan kegiatan ini di pondok pesantren tersebut.
"Menjadi tuan rumah menjadi kebanggaan bagi kami. Semoga kegiatan ini berjalan sukses dan membawa perubahan karakter peserta," sebut Sarmin.
Jambore Pramuka Cabang II Pasbar diikuti oleh 700 peserta dari Kwartir Ranting dari seluruh kecamatan yang ada di Pasbar dan akan berlangsung hingga 12 November mendatang.





No comments:
Post a Comment