Menteri Perindustrian Dukung Dua Usulan DAK Padang Pariaman - Jurnalis Sumbar | Portal Berita

Breaking

" Dewan Komisaris PT.Piliang intermaya Media Beserta Wartawan/ i JurnalisSumbar mengucapkan " Selamat Ramadhan 1447 | 2026"

Tuesday, August 29, 2017

Menteri Perindustrian Dukung Dua Usulan DAK Padang Pariaman


JURNALIST SUMBAR|  [PADANG PARIAMAN- Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mendorong Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Sumbar untuk menggerakan sektor industri baik sumber daya manusia dan teknologinya.

Ia juga apresiasi daerah yang telah aktif untuk membina Industri Kecil Menengah (IKM) produk unggulan seperti pangan, makanan ringan, sulaman dan kerajinan lainnya.

"Sumbar punya potensi besar sebagai tumbuhnya IKM karena juga tujuan wisata dunia," kata Airlangga penyerahan bantuan mesin las dan alat bordir  yang bersamaan dengan Wisuda SMK, SMAK dan SMTI Padang di UPI Convention Center, Padang, Sabtu (26/8).

Guna mendukung eksisnya IKM, Kemenperin telah membangun sentra-sentra yang dibiayai sepenuhnya oleh dana pusat. Seperti tahun ini pembangunan sentra IKM rendang di Kota Payakumbuh dan tahun depan direncanakan sentra IKM coklat di Padang Pariaman.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian Hendra Aswara mengatakan perhatian Kementerian Perindustrian sangat tinggi. Terbukti usulan DAK Kab. Padang Pariaman telah diproses dan direncanakan dianggarkan pada APBN 2018.

"Alhamdulillah, Bapak Menteri dukung dua usulan DAK dari Padang Pariaman," kata Hendra usai menerima bantaun mesin las untuk 7 IKM yang dilaksanakan bersamaan dengan Wisuda SMK, SMAK dan SMTI Padang di UPI Convention Center, Padang, Sabtu (26/8).

Pada Tahun 2018 nanti, kata Hendra, Kabupaten Padang Pariaman akan mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat.

DAK tersebut terdiri dari dua kegiatan yaitu Pertama, Pengembangan Kawasan Peruntukan Industri di Nagari Kasang, Kec. Batang Anai dan Pembangunan Sentra IKM Coklat di Malibou Anai, Kec. 2x11 Kayu Tanam.

"Insya allah, kedua kegiatan tersebut tahun ini sudah selesai masterplannya" kata Jebolan STPDN itu.

Dijelaskannya bahwa untuk Sentra IKM Coklat, telah diajukan usulan DAK sebesar 18 Milyar. Direncanakan pembangunan fisik dimulai pada awal Tahun 2018 mendatang. Sentra IKM Coklat seluas 5 hektar itu nantinya seebagai kawasan terpadu dari hulu ke hilir tanaman coklat. Mulai dari kebun percontohan, pengolahan, kemasan dan pemasaran.

Jadi wisawatan pecinta coklat bisa melihat langsung proses tanam hingga membeli produk coklat sambil menikmati kesejukan alam malibou.

"Sentra IKM coklat ini satu-satunya di Sumbar yang lokasinya sangat strategis di pinggir jalan nasional Padang-Bukittinggi, kawasan rest area malibou anai. Kita optimis akan menjadi destinasi wisata unggulan ranah minang ke depan," kata Hendra yang pernah meraih Peringkat I Keterbukaan Informasi Publik se-Sumbar itu.

Sementara pengembangan Kawasan Industri Padang Pariaman yang berada berdekatan dengan Padang Industrial Park, saat ini sedang pendataan sertifikat lahan oleh perangkat nagari dan korong. Kawasan industri seluas 70 hektar tersebut telah dimulai sejak tahun 2008 yang lalu, namun sempat tertunda.

"Kita fokus tumbuhkan industri, karena kita ingin membuka lapangan kerja yang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk mengurangi pengangguran dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi," ujar mantan Kabag Humas itu.

FALS/ hms

No comments:

Post a Comment

Kota Padang



"Prakiraan Cuaca Sabtu 24 Januari 2026"




"BOFET HARAPAN PERI"



SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS