Sorong PBD — Kepedulian terhadap korban tindak kekerasan ditunjukkan oleh jajaran pimpinan Polda Papua Barat Daya dengan mengunjungi langsung korban penikaman berinisial AL (24) yang saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Sele Be Solu, Kota Sorong, Sabtu (7/3/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan oleh Inspektur Pengawasan Daerah Fernando Sanches Napitupulu selaku Irwasda Polda Papua Barat Daya yang hadir mewakili Kapolda Papua Barat Daya Gatot Haribowo. Dalam kunjungan tersebut, Irwasda didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Papua Barat Daya.
Kedatangan rombongan pimpinan Polda Papua Barat Daya bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi korban sekaligus memberikan dukungan moril kepada korban dan keluarga yang saat ini terus mendampingi proses perawatan di rumah sakit. Dalam kesempatan tersebut, pihak kepolisian juga berkomunikasi dengan tenaga medis untuk memastikan bahwa korban mendapatkan penanganan medis yang optimal.
Irwasda Polda Papua Barat Daya menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk empati dan kepedulian institusi Polri terhadap korban atas peristiwa yang terjadi. Pihaknya menegaskan bahwa keselamatan dan pemulihan kondisi korban menjadi perhatian serius.
Selain memberikan dukungan kepada korban, jajaran Polda Papua Barat Daya juga memastikan seluruh proses penanganan medis berjalan dengan baik dan sesuai standar pelayanan kesehatan. Rombongan Pejabat Utama juga berkesempatan berbincang dengan keluarga korban untuk memberikan penguatan serta memastikan kebutuhan korban selama menjalani perawatan dapat terpenuhi.
Polda Papua Barat Daya turut menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden penikaman yang melibatkan oknum anggota kepolisian tersebut. Institusi Polri menegaskan komitmennya untuk menangani kasus ini secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya di wilayah Papua Barat Daya, bahwa setiap pelanggaran yang melibatkan anggota kepolisian akan diproses secara tegas melalui mekanisme hukum dan disiplin yang berlaku.
Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Sele Be Solu Sorong dan terus dipantau oleh tim medis. Polda Papua Barat Daya memastikan akan terus mengikuti perkembangan kondisi korban serta mengawal proses penanganan perkara hingga tuntas sesuai prosedur yang berlaku.
(TK)





No comments:
Post a Comment